Book a Call

Edit Template

Book a Call

Edit Template

Dampak Pola Makan Tidak Sehat Terhadap Risiko Penyakit Jantung

Peyakit jantung koroner dapat dicegah dengan menghidari semua faktor risiko PJK. PJK dapat di cegah dengan mengontrol kadar kolestrol, pola makan yang baik, aktivitas fisik yang cukup, tidak merokok, mengontrol hipertensi mengontrol gula darah, serta pola hidup yang sehat. Pencegahan PJK akan lebih efektif apabila dilakukan dengan menyadarkan masyarakat tentang pentingnya pola hidup sehat.

 

Penyakit jantung koroner disebabkan oleh gabungan anatara genetik dan faktor gaya hidup. Jantung koroner dapat dipengaruhi oleh berbagai gaya hidup yang tidak sehat yang dapat merusak lapisan endotel pembuluh darah koroner.

 

Pola makan yang tidak sehat dapat memiliki dampak serius pada risiko penyakit jantung. Beberapa dampak negatif dari pola makan tidak sehat terhadap penyakit jantung meliputi:

 

  1. Obesitas. Sebagaian besar orang yang obesitas memiliki lemak yang terletak di dalam rongga perut yang lebih banyak dibandingkan dengan lemak yang berada di pinggul dan paha. Hal ini dapat menyebabkan orang yang obesitas memiliki risiko yang lebih besar untuk PJK dan diabetes. Obesitas sering didapatakan bersamaan dengan hipertensi, DM, dan memiliki terlalu banyak lemak di dalam darah. Obesitas ini dapat meningkatkan kadar kolestrol.
  1. Penyakit Kolesterol. Kadar kolesterol yang meninggi akan menyebabkan penebalan dinding pembuluh darah sehingga kadar kolesterol lebih tinggi dapat menyebabkan terjadinya  resiko PJK.
  1. Tekanan Darah Tinggi. Peningkatan tekanan darah merupakan beban yang berat untuk jantung, sehingga menyebabkan penebalan dinding jantung yang menyebabkan otot jantung bekerja sangat keras hingga bisa menyebabkan terjadinya PJK.
  1. Diabetes Tipe 2. Pola hidup sehat antara lain mengurangi konsumsi yang teratur dari makanan maupun minuman dengan kadar gula yang tinggi serta rajin melakukan olahraga sebagai bentuk aktifitas fisik, serta mengurangi atau menghentikan kebiasaan merokok. Intoleran terhdapat glukosa sejak dulu telah diketahui sebagai faktor terjadinya PJK.

 

Faktor lainnya yang mempengaruhi terjadinya PJK adalah Merokok. Pada saat ini merokok telah dimasukan sebagai salah satu faktor resiko utama PJK disamping hipertensi dan hiperkolesterolami. Orang yang merokok lebih dari 20 batang perhari dapat mempengaruhi atau memperkuat efek dua faktor utama resiko lainnya. Penelitian menunjukan kematian mendadak akibat dari PJK pada laki-laki perokok 10x lebih besar.

 

Dengan memperhatikan pola makan yang sehat, termasuk mengonsumsi lebih banyak buah, sayuran, biji-bijian utuh, protein sehat, dan lemak sehat serta mengurangi konsumsi gula, garam, lemak jenuh, dan kolesterol, Anda dapat mengurangi risiko penyakit jantung dan meningkatkan kesehatan jantung Anda secara keseluruhan.

 

Refrensi :

Pratiwi, S, H., Sari, E,A., Mirwanti, R. (2018). Faktor resiko penyakit jantung koroner pada masyarakat pangandaran.. jurnal keperawatan BSI, 6(2), 176 – 183.

Kirana, G,R., Nugraheni, R., Purnamasari, V, D., Shofi, M. (2023). Edukasi diet sehat untuk mengurangi resiko penyakit jantung koroner pada siswa SMAN 3 Kota Kediri. Jurnal pengabdian KITA, 6(1), 31-32.

Zuraida, R. (2015). Faktor risiko pola makan dan hubungannya dengan penyakit jantung pada pria dan wanita dewasa di provinsi lampung. Jurnal juke unila, 5(9), 18 – 22.

Yulia, F., Oenzil, F., Iryani, D. ( 2014 ). Hubungan berbagai faktor risiko terhadap kejadian penyakit jantung koroner pada penderita DM Tipe 2. Jurnal Fk Unand, 3(1), 37 40.

Djohan, T, B,A. (2004). Penyakita Jantung koroner dan hypertensi. Jurnal e-USU Repsository, 1- 7.

Bagikan

Artikel Terbaru

humas2025

humas2025

Penulis

Contact Detail

Akses Cepat

Center of Excellence

Dokter Kami

Rawat Jalan

Rawat Inap

Promo Kesehatan

© 2025 Created with RS Islam Yatofa