Ketika musim kemarau telah tiba, risiko terjadinya penyakit juga bisa meningkat hal ini disebabkan oleh perubahan suhu yang ekstrem dan cuaca panas dapat melemahkan sistem kekebalan tubuh, sehingga lebih rentan terhadap infeksi. Beberapa contoh penyakit yang sering muncul saat musim kemarau adalah : Infeksi Saluran Penafasan Atas (ISPA) yaitu udara yang panas akan membuat orang cenderung berkeringat. Selain itu, saat kemarau lingkungan cenderung tidak sehat, debu dan asap yang akan merangsang terjadinya iritasi saluran penafasan atas dan berlanjut menjadi infeksi saluran pernafasan atas (ISPA). Hal ini bisa terjadi saat air bersih yang terbatas membuat lingkungan menjadi relatif lebih kotor dan masyarakat membatasi penggunaan air bersih. Kondisi ini membuat lalat mejadi lebih banyak sehingga membuat makanan dan minuman mudah tercemar. Sakit mata, pada udara yang kering dan tidak sehat, debu dan asap yang beterbangan juga membuat orang lebih mudah mengalami sakit mata di musim kemarau. Untuk tetap sehat saat cuaca panas yang perlu anda ketahui dan lakukan di rumah diantaranya adalah: Menghindari panas yang berlebihan. Bila memungkinkan, hindari berada di luar ruangan saat panas sedang berada dipuncaknya saat jam 11.00 – 15.00. Namun bila anda harus berada diluar ruangan usahakan untuk mencari tempat teduh hal ini untuk meminimalisir potensi heatstroke ataupun dehidrasi. Cukupi kebutuhan air minum. Tetap terhidrasi untuk selalu minum air setidaknya 8-10 gelas air setiap hari. Air minum adalah salah satu cara paling efektif untuk menjaga tubuh anda tetap terhidrasi saat musim panas melanda. Penuhi kebutuhan vitamin. Makan buah-buahan dan sayuran setidaknya 2-4 porsi setiap hari untuk tubuh tetap menadapatkan asupan vitamin dan mineral agar imunitas tubuh tetap terjaga dan bila perlu meminum vitamin tambahan. Menggunakan tabir surya. Perlidungan SPF untuk kulit anda penting setiap hari digunakan untuk memberikan perlindungan extra kepada kulit, carilah SPF 30 atau yang lebih tinggi, terapkan 15 menit sebelum terpapar sinar matahari dan berikan lagi setidaknya setiap 2 jam sekali. Selalu Menerapakan Perilaku Hidup Bersih Dan Sehat. Saat musim panas, PHBS (Perilaku Hidup Bersih dan Sehat) sangat penting untuk menjaga kesehatan dan selalu menjaga kebersihan lingkungan dan diri sendiri dan selalu menerapkan pola makan gizi seimbang. Panas terik seperti yang terjadi saat ini sangat perlu untuk kita waspadai, karena tubuh akan rentan mengalami masalah kesehatan seperti dehidrasi, Heat Stroke dan gangguan kesehatan lainnya. Kurangi aktivitas di luar ruangan dan segera lakukan pemeriksaan kesehatan di Rumah Sakit Islam Yatofa apabila mengalami gejala penyakit akibat cuaca panas, agar bisa segera mendapatkan penanganan sedini mungkin. Refrensi : Unit pelayanan kesehatan Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2024). Cegah Dampak Cuaca Panas Dengan 5 Langkah. Group Health. (2023). Living Well, Beat The Heat: 5 Simple Tips To Stay Safe This Summer. Govemment of the Republic Of Trinidad And Tobago Ministry Of Health. (2022). Dry Season. Pemerintah Provinsi Lampung. (2024). Waspada Terhadap 5 Penyakit Musim Kemarau. UK Health. (2019). Beat The Heat: Staying Safe In Hot Weather.
Manfaat Jalan Kaki Untuk Kesehatan
Pada masa saat ini, olahraga menjadi sangat penting untuk kita karena pada saat ini gaya hidup kita ditandai dengan minimnya aktivitas fisik dan lebih banyak menghabiskan waktu dalam posisi duduk atau berbaring. Padahal olahraga itu mudah dan bisa dilakukan dimana saja contohnya berjalan kaki. Disaat yang sama, kegiatan jalan kaki dapat merangsang aliran darah ke otak dan seluruh tubuh, meningkatkan metabolisme dan suasana hati secara keseluruhan, serta mengurangi perasaan cemas dan stres. Semua refleks alamiah ini adalah satu alasan mengapa jalan kaki bisa disebut sebagai olahraga. MANFAAT JALAN KAKI Lalu apa saja manfaat jalan kaki untuk kesehatan ? berikut beberapa manfaat jalan kaki untuk kesehatan dan penjelasannya : Memperkuat jantung. Berjalan setidaknya 30 menit per hari selama lima hari dalam satu minggu dapat mengurangi risiko Anda terkena penyakit jantung koroner sekitar 19%. Risiko tersebut bisa berkurang lagi ketika Anda meningkatkan durasi atau jarak Anda berjalan per harinya. Tak hanya itu, penelitian lain juga menyebutkan bahwa orang yang berjalan kaki cukup untuk memenuhi pedoman aktivitas fisik memiliki risiko 30% lebih rendah terkena penyakit kardiovaskular seperti serangan jantung atau stroke dibandingkan mereka yang tidak berjalan kaki secara teratur. Membantu menurunkan gula darah. Tingginya gula darah dan tekanan darah merupakan salah satu faktor sejumlah penyakit kronis seperti diabetes, jantung, dan stroke. Sementara jalan kaki dapat meningkatkan penyerapan glukosa ke dalam otot sehingga menurunkan kadar glukosa di dalam darah. Itulah alasannya aktivitas ini direkomendasikan oleh American Diabetes Association untuk menurunkan gula darah dan risiko terkena penyakit diabetes. Melancarkan sistem pencernaan. Melancarkan sistem pencernaan juga termasuk salah satu dari sekian banyak manfaat jalan kaki bagi kesehatan. Setelah makan, usahakan untuk menghindari tidur setelahnya. Sebab hal itu bisa mengganggu kinerja sistem pencernaan Anda. Daripada tidur atau duduk, ada baiknya Anda berjalan-jalan sebentar guna melancarkan sistem pencernaan. Lagipula, berjalan kaki setelah makan juga dapat membantu meningkatkan penyerapan kadar glukosa ke dalam otot sehingga glukosa di dalam darah akan menurun. Mengurangi gejala osteoporosis. Berjalan kaki selama 30 menit sebanyak tiga kali dalam seminggu dapat mencegah dan mengurangi keropos tulang. Berjalan kaki yang menggunakan 95% otot tubuh akan membuat tulang lebih kuat untuk menahan beban tubuh. Dengan gerak badan dan berjalan kaki cepat, bukan saja otot-otot badan yang diperkokoh, melainkan tulang-belulang juga. Untuk metabolisme kalsium, bergerak badan diperlukan juga, selain butuh paparan cahaya matahari pagi. Tak cukup ekstra kalsium dan vitamin D saja untuk mencegah atau memperlambat proses osteoporosis. Tubuh juga membutuhkan gerak badan dan memerlukan waktu paling kurang 15 menit terpapar matahari pagi agar terbebas dari ancaman osteoporosis. Mengelola stres. Saat berjalan kaki, tubuh akan melepaskan hormon endorphin atau hormon pemicu rasa bahagia. Hormon ini dapat membuat suasana hati lebih baik serta mengurangi kecemasan dan depresi, yang dapat membuat jantung lebih kuat. Memperbaiki kualitas tidur. National Sleep Foundation menyebutkan bahwa berjalan cepat di sore hari akan membuat tidur lebih nyenyak. Para ahli mengatakan bahwa berjalan kaki akan meningkatkan hormon serotonin yang memebuat anda akan merasa lebih nyaman. Akan tetapi hindari berjalan kaki dua jam sebelum tidur. Ternyata bergerak badan dengan berjalan kaki cepat juga membantu pasien dengan status depresi. Berjalan kaki tergopohgopoh bisa menggantikan obat antidepresan yang harus diminum rutin. Studi ihwal terbebas dari depresi dengan berjalan kaki sudah dikerjakan lebih 10 tahun. Menormalkan tekanan darah. Menormalkan tekanan darah, saat terjadi tekanan darah tinggi dengan berolahraga jalan kaki tekanan darah akan turun, dan sebaliknya jika tekanan darah sedang rendah maka olahraga akan menaikannya. Dari hasil penelitian yang dilakukan didapatkan bahwa rata-rata tekanan darah setelah melakukan jalan kaki 10 menit terjadi penurunan sebersar 10 poin yang berarti terjadi penurunan sebesar 10 mmHg. Terapi jalan kaki dapat dijadikan alternatif sebagai terapi non farmakologis untuk menurunkan tekanan darah. Pencegah thrombosis koroner. Penelitian ilmiah menunjukan bahwa berolahraga dapat membuka pembuluh darah sehingga melancarkan laju darah. Berdasarkan uraian di atas dapat disimpulkan bahwa jalan kaki mempunyai manfaat yang baik bagi tubuh maka sangat direkomendasikan agar kita rutin melakukan kegiatan ini minimal 3 kali dalam seminggu untuk menghindari hipertensi dan gangguan kesehatan lainnya yang sudah di uraikan diatas dan selalu menjaga pola hidup sehat. Refrensi : Daulay, D,E., Priono, Joko. (2023). Manfaat olahraga jalan kaki di jalan tanjakan. AfoSJ-LAS (All Fields Of Science Journal Liaison Academia And Society, 3(2), 221-228. Hasibuan, Rosmaini. (2010). Terapi sederhana menekan gejala penyakit degeneratif. Jurnal ilmu keolahragaan, 8(2), 78-93. Astari, Ruri, Y., Nurlaela, Ade, R. (2020). Pengaruh terapi jalan kaki 10 menit terhadap tekanan darah pada primigravida. Jurnal abdibas 1(2), 64-69. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2024). 5 manfaat jalan kaki untuk kesehatan jantung.
Penyakit Jantung
Dewasa ini perkembangan penyakit non infeksius semakin meningkat, gal tersebut dikarenkan perubahan gaya hidup dan tingkat sosial ekonomi yang mengubah pola munculnya penyakit. Penyakit jantung dan pembuluh darah di Indonesia kini semakin meningkat dan menyebabkan kecacatan dan kematian. Di dunia, setiap 1 dari 100 bayi lahir dengan PJB. Di Indonesia, negara dengan angka fertilitas (kesuburan) tinggi, terdapat kurang lebih 5 juta bayi lahir setiap tahun dengan 50.000 bayi lahir dengan PJB dan 12.500 dengan PJB berat. Hal tersebut menjadikan Indonesia memiliki beban kesehatan tinggi terhadap kelainan ini (PJB). PENYEBAB Bagaimana PJB bisa terjadi? Sampai saat ini, penyebab terjadinya PJB masih belum jelas, tetapi ada beberapa faktor risiko yang berperan, meliputi kebiasaan merokok baik secara aktif maupun pasif, konsumsi alkohol, ibu dengan diabetes mellitus/penyakit gula saat hamil, infeksi TORCH, kelainan jantung bawaan di keluarga, faktor genetik lain, untuk lebih jelasnya mari kita uraikan apa saja faktor penybab penyakit jantung bawaan sebagai berikut : Masalah dengan gen atau kromosom pada anak, seperti sindrom Down Dengan perubahan gen tertentu, kemungkinan bayi mengalami cacat bisa naik sebanyak 50%. Merokok atau penyalahgunaan alkohol atau selama kehamilan. Semua dapat menyebabkan cacat jantung bawaan dan masalah lain dengan perkembangan bayi. Hindari mereka jika Anda sedang hamil. Obat tertentu. Beberapa obat dapat membuat kanker jantung dan kanker lahir lainnya lebih mungkin jika seorang wanita menggunakannya selama kehamilan. Di antara mereka adalah isotretinoin obat jerawat dan obat anti kejang yang mengandung valproate. Jika Anda sedang hamil, dokter Anda mungkin dapat beralih Anda ke obat lain sampai bayi Anda lahir. Infeksi virus seperti rubella ((campak Jerman) pada trimester pertama Jika seorang wanita memiliki rubella selama kehamilan, itu dapat menciptakan masalah dengan jantung bayi. Kebanyakan orang divaksinasi di masa kanak-kanak. Jika Anda sedang hamil dan tidak divaksinasi, atau jika Anda tidak yakin, beritahu dokter Anda. Jika Anda perlu mendapatkan vaksinasi untuk rubella, Anda harus menunggu setidaknya sebulan setelah mendapatkan vaksinasi sebelum Anda hamil. Diabetes pada ibu dapat mempengaruhi pembentukan dan pertumbuhan jantung bayinya. Diabetes gestasional, yang berkembang selama kehamilan, seharusnya tidak meningkatkan kesempatan bayi untuk memiliki cacat jantung. GEJALA PENYAKIT JANTUNG BAWAAN. Beberapa orang yang lahir dengan masalah jantung tidak memperhatikan gejalanya. Gejala juga dapat muncul kembali bertahun-tahun setelah cacat jantung bawaan diobati. Gejala penyakit jantung bawaan yang umum pada orang meliputi: Detak jantung yang tidak teratur, disebut aritmia. Kulit biru atau abu-abu, bibir dan kuku karena kadar oksigen rendah. Tergantung pada warna kulit, perubahan ini mungkin lebih sulit atau lebih mudah untuk dilihat. Sesak napas. Merasa lelah dengan aktivitas yang cepat. Pembengkakan karena cairan mengumpulkan di dalam jaringan tubuh, yang disebut edema. Batuk pilek cenderung tidak sembuh-sembuh. Tumbuh kembang terhambat. Berat badan sulit meningkat dan cenderung menurun. Sering demam tidak diketahui penyebabnya. GEJALA KLINIK Pada penelitian yang telah dilakuakan, gejala klinis berupa sesak napas, demam, napas cepat, kebiruan, kekuningan, muntah, perut kembung, pembengkakan ekstremitas, kejang, merintih, tidak sadar, kelemahan, dan berlendir ditemukan bervariasi karena PJB itu sendiri atau oleh karena penyakit penyerta lainnya. Kinsey dan White menyatakan bahwa gagal jantung secara langsung dapat menyebabkan terjadinya demam oleh karena peningkatan metabolisme, walaupun kebanyakan demam disebabkan karena infeksi dari paru. Penyakit jantung menyebabkan terjadinya demam dengan mekanisme peningkatan metabolisme (hipermetabolisme) yaitu melalui peningkatan kerja dari miokardium dan respirasi, serta ekskresi ketokolammin yang berlebihan.15 Salah satu penyakit yang menyebabkan tumpang tindihnya gejala khas gagal jantung ialah sepsis neonatorum yang dapat menimbulkan gejala demam, distres pernapasan, sianosis, apneu, dan gejala tidak spesifik lainnya. FAKTOR RISIKO PJB dapat terjadi karena dua faktor yaitu faktor genetik dan faktor lingkungan. Faktor genetik antara lain pengaruh keturunan atau riwayat penyakit dalam keluarga dan sindrom tertentu karena jumlah kromosom yang tidak normal seperti sindrom Down. Faktor lingkungan seperti infeksi maternal virus rubella, penggunaan obat-obatan yang teratogenik selama masa kehamilan, konsumsi alkohol yang berlebihan (maternal alcohol abuse). Selain itu faktor risiko penyakit jantung bawaan meliputi : Genetika. Penyakit jantung bawaan tampaknya berjalan dalam keluarga, yang berarti diwariskan. Perubahan gen telah dikaitkan dengan masalah jantung yang ada saat lahir. Misalnya, orang dengan sindrom Down sering terlahir dengan kondisi jantung. Campak Jerman, juga disebut rubella. Memiliki rubella selama kehamilan dapat mempengaruhi bagaimana jantung bayi tumbuh saat berada di dalam rahim. Tes darah yang dilakukan sebelum kehamilan dapat mengetahui apakah Anda kebal terhadap rubella. Vaksin tersedia bagi mereka yang tidak kebal. Diabetes. Memiliki diabetes tipe 1 atau tipe 2 selama kehamilan juga dapat mengubah cara jantung bayi tumbuh saat berada di dalam rahim. Diabetes gestasional umumnya tidak meningkatkan risiko penyakit jantung bawaan. Obat-obatan. Mengambil obat-obatan tertentu selama kehamilan dapat menyebabkan penyakit jantung bawaan dan masalah kesehatan lainnya yang ada saat lahir. Obat-obatan yang terkait dengan cacat jantung bawaan termasuk lithium (Lithobid) untuk gangguan bipolar dan isotretinoin (Claravis, Myorisan, yang lain), yang digunakan untuk mengobati jerawat. Selalu beri tahu tim perawatan kesehatan Anda tentang obat-obatan yang Anda ambil. Alkohol. Minum alkohol saat hamil telah dikaitkan dengan kondisi jantung pada bayi. Merokok. Jika Anda merokok, berhenti. Merokok selama kehamilan meningkatkan risiko cacat jantung bawaan pada bayi. CARA MENCEGAH PENYAKIT JANTUNG BAWAAN Pencegahan dapat dilakukan menghindari faktor risiko, yakni dengan tidak merokok, tidak konsumsi alkohol, menjaga kesehatan tubuh. Bagi yang sudah terdiagnosis, wajib rutin kontrol sesuai jadwal, konsumsi obat sesuai anjuran, aktivitas disesuaikan dengan kebutuhan, konsumsi makanan bergizi seimbang (tidak ada pantangan khusus makanan tertentu yang dapat memperparah PJB). DIAGNOSIS Diagnosis penyakit jantung bawaan ditegakkan berdasarkan pada anamnesis, pemeriksaan fisis, pemeriksaan penunjang dasar serta lanjutan. Pemeriksaan penunjang dasar yang penting untuk penyakit jantung bawaan adalah foto rontgen dada, elektrokardiografi, dan pemeriksaan laboratorium rutin. Pemeriksaan lanjutan (untuk penyakit jantung bawaan) mencakup ekokardiografi dan kateterisasi jantung. Kombinasi ke dua pemeriksaan lanjutan tersebut untuk visualisasi dan konfirmasi morfologi dan pato-anatomi masing-masing jenis penyakit jantung bawaan memungkinkan ketepatan diagnosis mendekati seratus persen. KAPAN HARUS MENEMUI DOKTER Dapatkan bantuan medis darurat jika Anda memiliki nyeri dada yang tidak dapat dijelaskan atau sesak napas. Buat janji untuk pemeriksaan kesehatan jika: Anda memiliki gejala penyakit jantung bawaan dewasa. Anda menerima perawatan untuk cacat jantung bawaan sebagai seorang anak. Refrensi : Lestari, D.L. (2023). Penyakit Jantung Bawaan Pada Anak. Scientific Journal, 2(4), 134-142. Mawarli, E. M., Purnama,
Manfaat Puasa Bagi Kesehatan
Manfaat puasa sangatlah banyak untuk kesehatan, mulai dari meningkatkan imunitas tubuh hingga meningkatkan fungsi tubuh. Berpuasa selama bulan ramadhan merupakan hal yang wajib dilaksanakan oleh umat muslim di seluruh dunia, jika puasa dilakukan dengan benar, puasa dapat memberikan manfaat yang baik bagi kesehatan. Berikut ini berbagai manfaat puasa bagi kesehatan : Meningkatkan Sistem kekebalan tubuh. Puasa dapat memperbaiki jaringan sel yang rusak. Dengan berpuasa selama 30 hari dapat merangsang produksi sel darah putih baru. Ini mendasari regenerasi seluruh sistem kekebalan tubuh. Kondisi dengan sistem kekebalan yang diregenerasi akan semakin memperkuat tubuh dalam menangkal berbagai infeksi bakteri dan virus dan penyakit lainnya. Membantu detoksifikasi tubuh. Berpuasa dapat membantu menghilangkan berbagai racun yang disimpan dalam tubuh misalnya, zat adiktif dalam makanan seperti pengawet dan pewarna makanan. Saat berpuasa, tubuh rusak dan mendaur ulang sel-sel yang tidak perlu. Hal ini menyebabkan penghapusan racun yang disimpan dalam lemak dan tempat lain. Proses ini terkait dengan berkurangnya peradangan dan potensi untuk memperlambat gangguan otak dan sistem saraf. Menurunkan berat badan. Puasa memiliki efek yang signifikan pada tubuh, salah satunya yaitu penurunan berat badan dengan meningkatkan metabolisme dan menekan nafsu makan selama bulan ramadhan, namun perlu diingat ketika saat menjelang hari raya Idul Fitri konsumsi makanan tetap harus dijaga agar tidak terjadinya peningkatan berat badan secara signifikan. Berbagai manfaat untuk otak, sel, dan mental. Puasa bisa bermanfaat bagi peningkatan otak dan menjaga tubuh tetap sehat. Puasa yang telah dilakuakan dapat meningkatkan energi dalam otak untuk meningkatkan daya fokus, menyelesesaikan masalah dalam otak. Secara otomatis tubuh kita kekurangan kalori jika makanan dalam tubuh sulit di dapatkan maka otak akan mempertahankan atau bahkan meningkatkan kemampuannya. Terjadinya proses autofagi yakni suatu proses permbersihan sel, ketika bagian sel-sel yang menua, rusak, dan sakit sesudah dibersihkan maka sel akan memulai proses pembaruan menggantikan jaringan dan sel yang rusak dan saat berpuasa tubuh kita berada dalam keadaan pembaruan sel secara terus menerus. Menjaga gula darah. Puasa selama 10 – 12 jam, tubuh mulai mengabil kolestrol LDL atau kolestrol jahat dari sel-sel lemak dan menggunakannya untuk energi. Proses ini dapat membantu mengatasi resistensi insulin, suatu kondisi di mana tubuh memproduksi insulin tetapi tidak dapat menggunakannya secara efektif, menyebabkan kadar glukosa darah meningkat. Resistensi insulin adalah faktor yang menyebabkan diabetes. Membantu menjaga kesehatan jantung. Selain obesitas, kadar lipid atau lemak yang tidak normal dalam darah merupakan faktor risiko penyakit kardiovaskular. Puasa telah terbukti mengurangi kolestrol sebesar 15% – 20%. Penelitian juga menunjukan bahwa puasa dapat memberikan manfaat pada tekanan darah dan detak jantung, ini merupakan manfaat kesehatan jantung yang bagus jika dikombinasikan dengan diet yang sehat dan mengurangi asupan lemak. Semua manfaat puasa diatas dapat anda rasakan jika anda melakukan puasa dengan benar. Selain itu manfaat puasa bagi kesehatan akan diproleh secara maksimal jika selama berpuasa anda benar-benar menerapakan pola hidup sehat yakni mengkonsumsi makanan yang kaya akan gizi serta melakukan aktifitas agar tubuh tetap sehat. Refrensi : Universitas Gadjah Mada (2020). Fasting as a Way to Boost Your Immune System. Kazemi, A., Hekmatikar, A, H, A. (2023). Aging, Immune system, and physical activity: A review of recent studies. Journal of exercise & organ cross talk, 3 (1), 29 – 42. Universitas Muhammadiyah Sidoarjo (2025). 4 Manfaat puasa bagi otak, sel, dan mental. Urooj, A., Kotebagilu, N, P., Shivanna, L, M., el. (2020). Effect of ramadan fasting on body composition, biochemical profile, and antioxidant status in a sample of healthy individuals. Int J endocrnol metab, 18(4), 3 – 6. Cleveland clinic abu dhabi (2016). 4 ways fasting can improve your health.
Ini Dia Tips Menjaga Kesehatan Di Bulan Ramdhan
Puasa merupakan ibadah wajib bagi umat muslim. Pada bulan Ramadhan puasa dilaksanakan mulai terbit fajar sampai terbenam matahri. Hal ini akan mempengaruhi pola makan kita yang nantinya akan mempengaruhi proses fisiologis organ tubuh. Agar tubuh tetap fit saat menjalankan puasa pada bulan ramadhan, dianjurkan untuk mengkonsumsi makanan dengan gizi seimbang pada saat sahur dan berbuka. Ini dia tips berpuasa agar tubuh menjadi sehat saat berpuasa : Minum air putih 8 gelas perhari agar tetap terhidrasi. Pada saat sahur dan berbuka dianjurkan untuk minum air putih sebanya 8 gelas sehari guna terhindar dari dehidrasi selama melaksanakan ibadah puasa pada bulan ramadhan. Minum banyak cairan, serta mengkonsumsi makanan kaya cairan, seperti buah, sayuran, yogurt, sup, semur dan lainnya sangat penting untuk menggantikan cairan yang hilang di siang hari. Jumlah cairan yang dibutuhkan tergantung pada usia, jenis kelamin, iklim dan tingkat aktifitas. Orang dewasa, rata-rata, membutuhkan 2-3 liter air setiap hari. Kafein dalam kopi, teh dan soda menyebabkan peningkatan buang air kecil, jadi sebaiknya membatasi selama setelah buka puasa. Mengapa ini penting karena tubuh manusia sekitar 60% air sangat penting untuk fungsi tubuh, termasuk metabolisme dan mengangkut nutrisi ke seluruh tubuh dan membuangnya melalui urin dan keringat. Pola makan saat berbuka puasa dan saat sahur. Penting untuk tidak berlebihan saat makan selama bulan Ramadhan. Mengkonsumsi banyak makanan gorengan dan makanan manis yang banyak dapat menyebabkan bertambahnya berat badan selama Ramadhan. Ketika pertama kali berbuka puasa dianjurkan untuk banyak mengkonsumsi cairan, rendah lemak, makanan kaya akan cairan dan makanan yang mengandung beberapa gula alami untuk memperoleh energi seperti kurma dan lainya dan menghindari mengkonsumsi banyak makanan atau minuman dengan gula tambahan. Untuk sahur, perbanyak konsumsi makanan yang tinggi serat seperti buah dan sayur, serta hindari makanan yang tinggi minyak karena akan menyumbat pembuluh darah dan menyebabkan kantuk di siang hari. Aktifitas fisik minimal selama 30 menit. Meskipun sedang berpuasa, aktivitas fisik masih sangatlah penting untuk menjaga kebugaran tubuh. Menjaga pola tidur. Jika harus melakukan persiapan untuk sahur dan bangun di pagi hari, maka hindari tidur terlalu malam untuk keperluan yang tidak terlalu penting untuk tetap menjaga badan bugar dan sehat saat di pagi hari. Inilah tips sehat selama bulan ramadhan agar tubuh kita tetap terjaga dengan menerapkan 4 tips sehat selama bulan puasa. Diharapkan kita mampu untuk menerapkan pola hidup sehat selama berpuasa Refrensi : Cleveland Clinic Abu Dhabi. Diakses pada 2025. 3 simple tips to stay healthy during ramadan. British Nutrition Foundation. Diakases pada 2025. A healthy ramadan. UPK Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Diakses pada 2025. 5 Tips sehat selama bulan ramadan. Hasni, D., Jelmila, S.R., Liana, N., Ruhsyahadat. (2023). Edukasi pola makan gizi seimbang di bulan ramadhan. Jurnal Pengabdian masyarakat kesehatan, 1(2), 3025-7700.
Melihat Fakta dan Mitos Tentang Imunisasi
Efek samping yang ditimbulkan dari imunisasi hanya berupa efek yang ringan seperti demam, sakit kepala, lemas atau rasa tidak enak badan namun kasus tersebut dapat membaik secara cepat melalui pengobatan untuk mengurangi gejala yang timbul. Kejadian ikutan pasca imunisasi tidak selalu terjadi pada setiap orang yang diimunisasi. Imunisasi adalah upaya pencegahan penyakit menular dengan memberikan vaksin sehingga terjadi imunitas kekebalan terhadap penyakit tersebut sedangkan vaksin itu sendiri adalah jenis bakteri atau virus yang sudah dilemahkan atau dimatikan guna merangsang sistem imun atau kekebalan dengan membentuk antibodi di dalam tubuh, antibodi ini juga yang melindungi tubuh di masa yang akan datang. Jadi secara garis besar Imunisasi adalah proses pembentukan antibodi atau kekebalan dalam tubuh kita. MITOS DAN FAKTANYA TENTANG BAHAYA IMUNISASI Lahirnya mitos tentang imunisasi bukan tanpa alasan, hal ini merupakan kasus yang muncul setelah terjadinya pemberian imunisasi pada anak, inilah yang menjadi dasar penyebab timbulnya mitos tentang imuniasi sehingga terjadinya keresehan pada orang tua. Berikut beberapa mitos dan fakta tentang imunisasi : Apakah Imunisasi menyebabkan Autisme ?. Rumor tentang autisme dan vaksin MMR ( Mumps measles rubella) untuk mencegah penyakit gondongan (mumps ), Campak (measles) dan Rubela. Dari beberapa penelitian yang dilakukan dan pernyataan WHO menyatakan bahwa Vaksin MMR dan Autisme tidak memiliki hubungan korelatif maupun kausatif dengan Autisme pada anak-anak baik sebelum dan sesudah pemberian vaksin MMR. Vaksin menyebabkan kematian mendadak pada bayi. Pentingnya melakukan imunisasi untuk mencegah risiko tertular dan terserang penyakit infeksi menular yang berbahaya yang dapat mengakibatkan kecacatan permanen dan bahkan kematian. Mitosnya Vaksinasi DPT dapat menyebabkan kematian pada bayi atau SIDS Vaksin menyebabkan Autoimun. Kekhwatiran lain yang sering muncul terkait keselamatan yaitu kaitannya dengan vaksin dan autoimun. Kaitan ini telah diteliti secara ekstensif dengan penelitian epidemiologi terkait dengan gangguan autoimun yang menyatakan bahwa belum menemukan kaitanya dengan Imunisasi dengan autoimun. Pengawet yang digunakan dalam vaksin apakah aman ?. Kekhawatiran mengenai keamanan berbagai bahan vaksin termasuk bahan pengawetnya yaitu dua bahan yang paling sering digunakan yaitu Alumunium dan merkuri. Alumunium digunakan untuk meningkatkan kinerja dan khasiat sebuah vaksin serta meingkatkan respon imun sedangkan vaksin yang mengandung pengawet thimerosal ( pengawet berbahan merkuri ) berbeda dengan merkuri yang beracun meskipun bahannya mirip. Jadi dari penelitian yang telah dilakuakan pengawet pada vaksin aman dan tidak berbahaya. Apakah menerima banyak Vaksin dapat melemahkan sistem imun ?. Data epidemiologi dan imunologi membatah hal tersebut jika menerima vakisn banyak dapat melemahkan sistem imun karena tidak ditemukan hubungan yang mnerugikan untuk tubuh. Jadi bisa disimpulkan bahwa melakukan imunisasi tergolong aman untuk sistem kekebalan tubuh anak akan tetapi pemberian imunisasi berlandasan jadwal dan saran dari dokter atau petugas kesehatan yang memberikan imunisasi. Sedangkan unntuk bahaya imunisasi pada dasarnya hanya efek sementara yang ditimbulkan atau reaksi tubuh seperti demam ringan dan rasa tidak nyaman pada anak. Meskipun hal tersebut terjadi jangan ragu untuk melakukan imunisasi karena mempunyai efek yang sangat baik untuk anak anda. Referensi : Geoghegan, S., et al. (2020). Vaccine Safety: Myths and Misinformation. Frontiers in Microbiology, 11, pp. 372. Souvriyanti, E., et al. (2004). Hubungan Vaksin Measles, Mumps, Rubella (MMR) Dengan Kejadian Autisme. Sari Pediatri, 6 (1), 2-9. Noor A., Tehsin, A., et al. (2024). Vaccination and Immunization : Myths, Facts and Controversies. A Publication of Unique Scientific Publishers, 56, pp. 497-502. Sriatmi, Ayun., et al. (2023). Buku Saku Mengenal Imunisasi Rutin Lengkap. Semarang : FKM UNDIP Press.
Malnutrisi Pada Balita
Malnutrisi yaitu ketika tubuh tidak mendapatkan cukup nutrisi. Penyebabnya berupa pola makan yang buruk, kondisi pencernaan, atau penyakit lain.Kejadian gizi buruk perlu di deteksi sejak dini melalui identifikasi pemantauan pertumbuhan dan identifikasi faktor risiko yang erat dengan kejadian luar biasa gizi seperti campak dan diare melalui kegiatan pengamatan dan pengumpulan data. Dampak gizi buruk yang diakibatkan oleh malnutrisi ini adalah kematian pada umur yang sangat dini. Pasien-pasien yang masuk ke rumah sakit dalam kondisi status gizi buruk juga semakin meningkat, umumnya pasien-pasien tersebut adalah balita. Salah satu tanda gizi buruk balita adalah berat badan balita di bawah garis merah dalam buku KMS balita. Masalah gizi buruk balita merupakan masalah yang sangat serius, apabila tidak ditangani secara cepat dan cermat dapat berakhir dengan kematian. Faktor penyebab gizi buruk terdiri atas penyebab langsung dan tak langsung, adapun penyebab tak langsung seperti kurangnya jumlah dan kualitas makanan yang di konsumsi, menderita penyakit infeksi, cacat bawaan, menderita penyakit kanker. Dan faktor penyebab secara langsung adalah ketersediaan pangan rumah tangga, perilaku dan pelayanan kesehatan lainnya. Selain itu, penyebab utama malnutrisi adalah kemiskinan, rendahnya tingkat pendidikan, bencana alam dan bencana non alam, rendahnya akses ke pelayanan kesehatan. Pada anak, jarak kelahiran yang terlalu dekat dapat meningkatkan risiko berat lahir rendah, asfiksia, kematian neonatal, malnutrisi. Pada infeksi kronis berulang seperti diare, penyakit infeksi saluran pernapasan dan demam meningkatkan risiko malnutrisi. Jumlah kalori tidak mampu memenuhi kebutuhan tubuh untuk beraktifitas dan tumbuh kembang, keadaan tersebut juga bisa menyebabkan malnutrsi. PENCEGAHAN GIZI BURUK Gizi buruk bisa dicegah dengan melakukan beberapa upaya berikut ini : Memberikan makanan bergizi lengkap dan seimbang sesuai kebutuhan anak. Menerapkan pola asuh yang baik. Memberikan ASI eksklusif hingga usia anak 6 bulan, dilanjutkan dengan memberikan MPASI yang bergizi lengkap dan seimbang. Mengukur tinggi dan berat badan anak secara berkala. Membawa anak untuk segera berobat bila terkena penyakit infeksi. Refrensi Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. 2020. Pedoman Pencegahan dan Tatalaksana Gizi Buruk pada Balita. Liansyah, T,M. (2015). Malnutrisi Pada Anak. Jurnal Universitas Syiah Kuala. 2(1), 1 – 10. Kuntari, T., Jamil, N, A., Kurniati, O. (2013). Faktor Risiko Malnutrisi Pada Balita. Jurnal Kesmas. 2 (8), 572 – 576.
Makanan Berprotein Tinggi Untuk Menjaga Kesehatan Tubuh
Setiap hari kita memerlukan makan untuk pertumbuhan dan perkembangan pada tubuh, selain itu, setelah makan kita akan memiliki energi untuk melakukan aktivitas, diperlukan adanya asupan makanan yang sehat dan bergizi, sehingga makanan tersebut akan mudah dicerna dan mendapatkan manfaat bagi tubuh kita. Kebutuhan protein seseorang dapat bervariasi tergantung pada beberapa faktor seperti berat badan, jenis kelamin, usia, dan kondisi kesehatan lainnya. Dalam menjaga kesehatan tubuh, salah satu aspek yang penting yaitu mengkonsumsi makanan berprotein tinggi. Protein sangat vital dalam membangun dan memperbaiki jaringan tubuh, mengatur fungsi enzim dan hormon, serta menjaga kekebalan tubuh agar menjadi kuat. Protein memiliki fungsi bagi tubuh sebagai berikut : Membentuk jaringan pada masa pertumbuhan dan perkembangan tubuh. Memelihara jaringan tubuh, memperbaiki serta mengganti sel-sel yang rusak atau mati. Menyediakan asam amino yang diperlukan bagi tubuh. Sebagai pembentuk antibodi yang membantu mengidentifikasi dan membantu menghancurkan antigen bakteri dan virus yang masuk dalam tubuh. Pengatur proses-proses dalam tubuh, misalnya hormon insulin. Melindungi tubuh dari zat-zat asing, misalnya antibodi yang mengadakan perlawanan terhadap masuknya molekul asing (antigen) ke dalam tubuh. Protein bersumber dari protein hewani dan protein nabati. Protein hewani. Protein hewani merupakan protein yang diperoleh dari hewan. Protein hewani mengandung asam amino yang lebih lengkap dari pada protein nabati. Berikut contoh protein hewani. Daging ayam. Dada ayam tanpa kulit yang dimasak (174 gram) mengandung 56 gram protein. Ini setara dengan 32 gram protein per 100 gram, dada ayam menyumbang protein yang paling tinggi untuk membantu menjaga kesehatan tubuh. Daging sapi. Daging sapi juga memiliki tinggi kandungan protein, namun yang perlu diingat yaitu untuk memilih daging sapi yang rendah lemak, selain menjadi sumber protein yang baik, daging sapi juga mengandung vitamin B dan berbagai mineral seperti zat besi, selenium dan fosfor yang sangat penting bagi tubuh. Telur. Telur adalah sumber protein yang relatif murah. Selain itu juga telur mengandung choline, zat yang diperlukan oleh tubuh supaya tetap sehat terutama untuk perkembangan otak dan memori.Telur mengandung berbagai nutrisi penting; protein, vitamin A, D, E, dan B, fosfor dan zinc. Kadar lemak dan kalori rendah. Satu butir telur hanya mengandung 71 cal. Ikan. Ikan adalah salah satu opsi yang baik untuk memenuhi kebutuhan protein Anda. Terdapat berbagai jenis ikan, baik air laut maupun air tawar, yang kaya akan protein dan mengandung asam lemak omega-3. Udang. Protein udang mengacu pada kandungan protein yang terdapat dalam udang. Udang merupakan sumber protein hewani yang kaya nutrisi. Protein merupakan nutrisi penting yang dibutuhkan tubuh untuk pertumbuhan, pemeliharaan jaringan, dan fungsi tubuh lainnya. Udang dikenal sebagai sumber protein hewani yang rendah lemak. Mereka juga mengandung sejumlah kecil lemak sehat, termasuk omega-3. Selain itu, udang juga mengandung vitamin dan mineral seperti selenium, vitamin D, vitamin B12, dan yodium. Penting untuk memasukkan sumber protein berkualitas dalam pola makan sehari-hari untuk memenuhi kebutuhan nutrisi tubuh. Konsumsi protein udang sebagai bagian dari diet seimbang dapat memberikan manfaat nutrisi yang beragam. Susu dan produk olahan. Susu, keju, dan yoghurt adalah produk olahan susu yang kaya akan protein, kalsium, dan vitamin D. Ketika mencari asupan protein yang optimal, pilihlah produk susu rendah lemak. Produk susu rendah lemak memiliki kandungan protein yang tinggi. Dalam satu gelas susu rendah lemak, biasanya terdapat sekitar 11 gram protein dan 2,5 gram lemak. Ini membuatnya menjadi pilihan yang baik untuk menjaga kesehatan tubuh. Protein nabati. Protein nabati merupakan protein yang diperoleh dari tumbuhan. Kandungan asam amino protein nabati kurang lengkap dibandingkan dengan kandungan asam amino protein hewani. Contoh dari protein nabati sejenis kacang-kacangan yaitu sebagai berikut : Tahu dan tempe. Makanan yang kaya akan protein adalah tahu dan tempe. Tahu dan tempe, yang terbuat dari kedelai, mengandung sekitar 8 gram protein dan 76 kalori per buahnya. Nilai gizi yang tinggi, tahu dan tempe juga memiliki beberapa keunggulan lain. Pertama, tahu dan tempe merupakan makanan yang terjangkau secara finansial, sehingga cocok bagi berbagai kalangan masyarakat. Selain itu, tahu dan tempe juga mudah diolah menjadi berbagai masakan dan camilan yang lezat, seperti tahu dan tempe goreng, tahu dan tempe pedas, pepes tahu dan tempe, atau tumis tahu dan tempe. Brokoli. Brokoli merupakan salah satu jenis sayuran yang memiliki kandungan protein nabati yang cukup tinggi. Dalam 100 gram brokoli, terdapat sekitar 2,8 gram protein. Selain protein, brokoli juga kaya akan serat, kalium, vitamin C, dan vitamin K, yang memberikan manfaat kesehatan yang tak kalah penting. Kacang-kacangan. Kacang-kacangan yang berpotensi untuk menambah zat gizi dalam menu sehari-hari. Kacang-kacangan merupakan salah satu bahan makanan sumber protein dengan nilai gizi yang tinggi yaitu 20-25 g/100g, vitamin B, mineral, dan serat yang bagus. Mengingat bahwa fungsi protein bagi tubuh sangatlah penting dan memastikan makanan dengan protein tinggi untuk dapat masuk dalam menu makanan harian kita, sehingga tubuh dapat menjaga sistem kekebalan tubuh dan terhindar dari serangan penyakit yang membuat tubuh kita menjadi sehat. Refrensi Pasla, B, N. (2024). 15 makanan berprotein tinggi untuk menjaga kesehatan tubuh. Diakses pada 13 January 2025 dari https://bams.jambiprov.go.id/15-makanan-berprotein-tinggi-untuk-kesehatan-optimal. Wahyuningsih, N., Martiningsih, S,T., Supriyanto, A. (2021). Makanan Sehat dan Bergizi. Yogyakarta: K-Media Ekafitri, R., Isworo, R. (2014). Pemanfaatan kacang-kacangan sebagai bahan baku sumber protein untuk pangan darurat. Jurnal Pangan, 134-142.
Tanda-Tanda Bahaya Kehamilan
Angka kematian ibu (AKI) dari tahun 2015 sampai dengan tahun 2019 jauh dari targer 75 % dan fakta-nya di lapangan bahwa angka kematian ibu naik turun. Penyebab secara tidak langsung kematian ibu yaitu rendahnya status gizi ibu hamil, 4 terlalu yaitu terlalu muda, terlalu tua, terlalu sering, terlalu banyak, dan kondisi 4 terlambat yaitu terlambat mengenali tanda bahaya, terlambat mengambil keputusan, terlambat mencapai fasilitas rujukan, dan terlambat memperoleh kualitas pelayanan yang memadai. Beberapa risiko bahaya yang mungkin terjadi selama proses persalinan dapat membuat ibu meninggal dunia, oleh karena itu, pentingnya mengetahui dan membuat persiapan selama proses persalinan, terutama dengan rutin periksa ke dokter dan fasilitas layanan kesehatan lainnya. Berikut beberapa tanda bahaya pada saat persalinan dan segera bawa ibu hamil ke Rumah Sakit, Puskesmas, Dokter dan Bidan bila dijumpai keluhan dan tanda-tanda di bawah ini : Janin dirasakan kurang bergerak dibandingkan sebelumnya Muntah terus dan tidak mau makan Demam tinggi Air ketuban keluar sebelum waktunya Pendarahan pada hamil muda dan hamil tua Bengkak kaki, tangan dan wajah, atau sakit kepala disertai kejang Terasa sakit pada saat kencing atau keluar keputihan atau gatal-gatal di daerah kemaluan Sulit tidur dan cemas berlebihan Jantung berdebar-debar atau nyeri di dada Diare berulang Batuk lama lebih dari 2 minggu Demam, menggigil dan berkeringat. Bila ibu berada di daerah endemis malaria, menunjukan adanya gelaja penyakit malaria. Posisi janin sungsang Tekanan darah tinggi Tanda – tanda bahaya melahirkan memang sudah ada sejak masa kehamilan, akan tetapi tanda-tanda tersebut kurang disadari oleh ibu hamil karena bersifat biasa saja dalam menyikapi penyakit yang di deritanya. Oleh karena itu penting untuk rutin ke Rumah Sakit, Puskesmas dan layanan kesehatan lainnya untuk memeriksakan kehamilannya supaya janin sehat dan ibu selamat. Refrensi Inayah, H, K. (2020). Pengetahuan lokal ibu hamil tentang tanda bahaya kehamilan dan persalinan di kota Banjarmasin. Jurnal Midwifery and Reproduction, 4(1), 21 -29. Buku Kesehatan Ibu dan Anak. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.
Dampak Pola Makan Tidak Sehat Terhadap Risiko Penyakit Jantung
Peyakit jantung koroner dapat dicegah dengan menghidari semua faktor risiko PJK. PJK dapat di cegah dengan mengontrol kadar kolestrol, pola makan yang baik, aktivitas fisik yang cukup, tidak merokok, mengontrol hipertensi mengontrol gula darah, serta pola hidup yang sehat. Pencegahan PJK akan lebih efektif apabila dilakukan dengan menyadarkan masyarakat tentang pentingnya pola hidup sehat. Penyakit jantung koroner disebabkan oleh gabungan anatara genetik dan faktor gaya hidup. Jantung koroner dapat dipengaruhi oleh berbagai gaya hidup yang tidak sehat yang dapat merusak lapisan endotel pembuluh darah koroner. Pola makan yang tidak sehat dapat memiliki dampak serius pada risiko penyakit jantung. Beberapa dampak negatif dari pola makan tidak sehat terhadap penyakit jantung meliputi: Obesitas. Sebagaian besar orang yang obesitas memiliki lemak yang terletak di dalam rongga perut yang lebih banyak dibandingkan dengan lemak yang berada di pinggul dan paha. Hal ini dapat menyebabkan orang yang obesitas memiliki risiko yang lebih besar untuk PJK dan diabetes. Obesitas sering didapatakan bersamaan dengan hipertensi, DM, dan memiliki terlalu banyak lemak di dalam darah. Obesitas ini dapat meningkatkan kadar kolestrol. Penyakit Kolesterol. Kadar kolesterol yang meninggi akan menyebabkan penebalan dinding pembuluh darah sehingga kadar kolesterol lebih tinggi dapat menyebabkan terjadinya resiko PJK. Tekanan Darah Tinggi. Peningkatan tekanan darah merupakan beban yang berat untuk jantung, sehingga menyebabkan penebalan dinding jantung yang menyebabkan otot jantung bekerja sangat keras hingga bisa menyebabkan terjadinya PJK. Diabetes Tipe 2. Pola hidup sehat antara lain mengurangi konsumsi yang teratur dari makanan maupun minuman dengan kadar gula yang tinggi serta rajin melakukan olahraga sebagai bentuk aktifitas fisik, serta mengurangi atau menghentikan kebiasaan merokok. Intoleran terhdapat glukosa sejak dulu telah diketahui sebagai faktor terjadinya PJK. Faktor lainnya yang mempengaruhi terjadinya PJK adalah Merokok. Pada saat ini merokok telah dimasukan sebagai salah satu faktor resiko utama PJK disamping hipertensi dan hiperkolesterolami. Orang yang merokok lebih dari 20 batang perhari dapat mempengaruhi atau memperkuat efek dua faktor utama resiko lainnya. Penelitian menunjukan kematian mendadak akibat dari PJK pada laki-laki perokok 10x lebih besar. Dengan memperhatikan pola makan yang sehat, termasuk mengonsumsi lebih banyak buah, sayuran, biji-bijian utuh, protein sehat, dan lemak sehat serta mengurangi konsumsi gula, garam, lemak jenuh, dan kolesterol, Anda dapat mengurangi risiko penyakit jantung dan meningkatkan kesehatan jantung Anda secara keseluruhan. Refrensi : Pratiwi, S, H., Sari, E,A., Mirwanti, R. (2018). Faktor resiko penyakit jantung koroner pada masyarakat pangandaran.. jurnal keperawatan BSI, 6(2), 176 – 183. Kirana, G,R., Nugraheni, R., Purnamasari, V, D., Shofi, M. (2023). Edukasi diet sehat untuk mengurangi resiko penyakit jantung koroner pada siswa SMAN 3 Kota Kediri. Jurnal pengabdian KITA, 6(1), 31-32. Zuraida, R. (2015). Faktor risiko pola makan dan hubungannya dengan penyakit jantung pada pria dan wanita dewasa di provinsi lampung. Jurnal juke unila, 5(9), 18 – 22. Yulia, F., Oenzil, F., Iryani, D. ( 2014 ). Hubungan berbagai faktor risiko terhadap kejadian penyakit jantung koroner pada penderita DM Tipe 2. Jurnal Fk Unand, 3(1), 37 40. Djohan, T, B,A. (2004). Penyakita Jantung koroner dan hypertensi. Jurnal e-USU Repsository, 1- 7.