Saat ini terdapat 3 penyakit infeksi yang rentan menular dari ibu ke janin yaitu HIV, Sifilis, dan Hepatitis B. Ketiga infkesi ini dapat menyebabkan kecacatan dan kematian bagi ibu dan bisa menurunkan kualitas hidup anak yang terdampak. Terutama Human Immunodeficiency Virus atau yang di kenal dengan HIV, pada kasus HIV Peningkatan kasus tersebut di Indonesia pada tahun 2023 sebesar 35%, yang diantaranya adalah ibu rumah tangga dan 0,3 % adalah ibu hamil yang diambil data dari kementerian kesehatan. Hal ini menjadi sangat serius tentang masalah kesehatan di indoensia dikarenkan ibu hamil yang mengidap HIV dapat berisiko tinggi menularkan HIV pada anaknya. Pada tahun 2020 terdapat 6.094 ibu hamil yang positif HIV hal ini menjadi perhatian besar bagi masyarakat agar lebih sadar mengenai bahaya infeksi HIV, baik bagi ibu maupun bagi anaknya. Dalam rangka memutus rantai penularan HIV, harus kita lakukan bersama-sama karena pola penularan dari penyakit tersebut relatif sama, yaitu dari hubungan seksual, pertukaran/kontaminasi darah dan secara vertikal dari ibu ke anak, baik selama dalam kandungan, dalam prosese persalinan, maupun saat menyusui. Lalu apa itu HIV ?. Human Immunodeficiency Virus atau singkatnya HIV adalah retrovirus yang menginfeksi sistem imunitas seluler yang mengakibatkan kehancuran ataupun gangguan fungsi sistem atau dengan kata mudahnya yaitu virus yang menyerang sel-sel darah putih dalam sistem kekebalan tubuh. Virus ini melemahkan dan mengurangi kemampuan sistem kekebalan tubuh dalam memerangi infeksi dan penyakit. Gejala dan tanda infeksi HIV pada bayi dan anak antara lain bahwa bayi dan anak tersebut mudah mengalami infeksi berat, misalnya anak mengalami radang paru atau pneumonia dua kali atau lebih dalam 1 tahun, sering sariawan yang luas, berat badan turun, dan diare berulang. Penularan HIV HIV tidak ditularkan melalui udara, keringat, sentuhan, atau berbagi makanan, melainkan cairan tubuh, seperti darah, air mani, cairan vagina, dan air susu ibu (ASI). Cairan tubuh yang telah terinfeksi virus HIV masuk ke dalam tubuh melalui: 1. Hubungan Seksual. Hubungan seksual tanpa pengaman, baik melalui vagina, anus maupun oral berpotensi menularkan HIV, terutama bagi yang sering berganti-ganti pasangan. 2. Jarum Suntik. Menggunakan jarum suntik yang tidak steril atau bekas dipakai orang lain sangat berisiko menularkan penyakit, termasuk HIV. 3. Kehamilan dan Menyusui. Ibu hamil yang terinfeksi HIV dapat menularkan virus HIV pada bayinya, melalui cairan ketuban dan air susu ibu (ASI) yang telah terkontaminasi virus HIV. Konsultasikan kepada dokter jika Anda mengidap HIV saat hamil untuk menekan risiko penularan pada bayi. Pemeriksaan HIV pada ibu hamil Deteksi dini HIV/AIDS pada ibu hamil dengan jalan pemeriksan atau Testing darah Tes ini dilakukan untuk menegakkan dignosa. Prinsip testing sukarela dan terjaga kerahasiannya. Testing yang digunnakan adalah testing serologis untuk mendeteksi antibodi dalam serum atau plasma. HIV pada wanita hamil dapat meningkatkan risiko komplikasi kehamilan, seperti preeklamsia yang ditandai dengan tekanan darah tinggi dan adanya protein dalam urin, keguguran dan melahirkan prematur. Wanita hamil yang terinfeksi HIV bisa diketahui dengan melihat ciri-ciri berikut ini. 1. Kondisi fisik lemah. Karena HIV menyebabkan penurunan daya tahan tubuh, ibu hamil yang terinfeksi HIV menjadi lebih lemah dan rentan terinfeksi berbagai macam penyakit. Salah satunya mengalami flu dan demam yang berulang-ulang. 2. Ruam pada kulit. Ciri-ciri lainnya adalah munculnya ruam pada kulit sebagai reaksi terhadap infeksi HIV. Berupa bintik-bintik merah yang semakin lama semakin membesar dan banyak jumlahnya. 3. Bisul di sekitar alat kelamin. Ciri lainnya adalah munculnya bisul di sekitar alat kelamin yang bisa hilang, tapi kemudian muncul kembali. 4. Pembengkakan pada kelenjar getah bening. Kelenjar getah bening adalah bagian tubuh yang berkaitan erat dengan sistem kekebalan, sehingga timbulnya pembengkakan pada kelenjar getah bening bisa menjadi tanda adanya infeksi HIV pada ibu hamil. Ciri lain yang mungkin timbul 1. Nyeri otot dan sendi 2.Diare dan sakit tenggorokan 3. Gejala amenore dan herpes 4. Penurunan berat badan secara drastic 4. Bintik putih pada lidah 5. Penglihatan berkurang Selain berdampak buruk pada ibu, HIV juga mempengaruhi janin yang dikandungnya. Bayi memiliki risiko lebih tinggi tertular, membuatnya rentan terhadap infeksi virus dan bakteri penyakit, yang dapat menyebabkan masalah kesehatan jangka panjang, bahkan kematian. Bayi yang terinfeksi HIV juga berisiko tinggi lahir dengan berat badan lahir rendah, serta mengalami keterlambatan dalam pertumbuhan fisik dan perkembangan mentalnya. Oleh karenanya, penting untuk melakukan deteksi dini HIV pada ibu hamil. Karena ibu hamil yang menderita HIV memerlukan perawatan khusus untuk menangani infeksinya, serta mengurangi risiko penularan pada bayi. Refrensi : Wulandari, S., Viridula, E, Y., et.al. (2025). Optimalisasi edukasi skrining HIV pada ibu hamil dengan media video. Jurnal pengabdian kepada masyarakat, 6(2), 1321-1326. Vitania, wiwit., et.al. (2025). Edukasi Pelaksanaan pemeriksaan HIV pada ibu hamil sebagai upaya deteksi dini penularan dari ibu ke bayi. Jurnal kreativitas pengabdian masyarakat, 8(8), 3824-3835. Hartanto., Marianto. (2019). Infeksi human Immunodeficeincy Virus (HIV) dalam kehamilan. Continuing Medical Education, 46(5), 346-351. Irianti, Berliana., et.al. Penyuluhan dan pemeriksaan tes HIV pada ibu hamil di Klinik Dince Safrina. Darmayanti, Y. (2015). Analisis hambatan konselor dalam pelaksanaani deteksi dini HIV/AIDS pada ibu hamil di puskesmas Rasimah Ahmad Kota Bukittinggi. Laporan Penelitian, Poltekkes Kemenkes Padang. Kementerian Kesehatan Indoensia. (2024). Deteksi dini HIV pada Ibu Hamil: pentingnya Tes, Prosedur, dan Manfaat. RS Sardjito. (2021). Mengenal progress bayi dari HIV/AIDS.
Dampak Stres Terhadap Kesehatan
Stres merupakan kondisi yang umum terjadi pada manusia, Stres adalah bagaimana tubuh Anda bereaksi terhadap situasi tertentu, seperti bahaya mendadak atau tantangan jangka panjang. Selama peristiwa stres, tubuh Anda melepaskan bahan kimia yang disebut hormon, seperti adrenalin. Terdapat 2 dampak stres yaitu stres yang berdampak positif dan stres yang berdampak negatif. Jika stres yang berdampak positif dapat membantu anda menyelesaikan suatu pekerjaan dengan tepat waktu. Namun jika stres berdampak negatif akan mempengaruhi kesehatan fisik, mental dan emosional seseorang jika tidak ditangani dengan tepat. Stres yang berkepanjangan dapat berdampak negatif dan memicu berbagai masalah kesehatan dan dampak buruk dari stres diperantarai oleh respons tubuh yang terjadi selama keadaan menekan (stres). Dampak Stres Dampak negatif stres pada seseorang dapat memengaruhi berbagai sistem organ tubuh, yaitu : Sistem kardiovaskular Stres dapat menyebabkan efek pada sistem kardiovaskular. Efek yang ditimbulkan di antaranya, peningkatan denyut jantung, kontraksi jantung, dan pelebaran jantung. Sistem Respirasi Stres yang terjadi dapat menyekresikan hormon dan mediator inflamasi. Hal tersebut menyebabkan hiperresponsivitas bronkus dan peradangan yang dapat mengakibatkan sesak napas. Sistem Gastrointestinal Sekumpulan gejala pada gastrointestinal merupakan gejala yang berasal dari saluran pencernaan. Gejala ini mulai dari mulut, esofagus, lambung, usus, dan berakhir di anus. Sistem Hepatobilier Stres menyebabkan gangguan toleransi pada sistem imun hati. Sistem imun hati secara umum merupakan sekresi interleukin 10 yang merupakan sitokin antiinflamasi. Sistem Urinaria Stres kronis dapat menyebabkan gejala pada sistem urinaria.17 Stres menyebabkan disfungsi serotonergik dan aksis HPA. Hal tersebut dapat menyebabkan gangguan dalam sistem urinaria. Sistem Reproduksi Stres menyebabkan penurunan kadar gonadotropin, sehingga dapat menyebabkan penurunan kadar testosteron pada laki-laki.2 Stres dapat menyebabkan gangguan menstruasi pada perempuan. Gangguan menstruasi meliputi, pubertas dini (menstruasi terlalu awal), pubertas lambat, nyeri menstruasi, jumlah darah yang terlalu banyak, atau siklus menstruasi yang tidak teratur. Sistem Muskuloskeletal. Stres juga menyebabkan gangguan pada sistem muskuloskeletal. Aktivasi saraf simpatik saat stres meningkatkan kontraksi otot. Peningkatan kontraksi otot dapat menyebabkan kelelahan otot. Sistem Integumen. Stres memengaruhi kulit dengan perubahan fisiologis atau peningkatan perilaku, seperti menggaruk yang akan memperburuk kondisi kulit. Sistem Indera. Stres juga dapat menyebabkan gangguan pada sistem indera. Salah satu sistem indera yang berdampak, seperti sistem pendengaran. Sistem Imun. tres yang terjadi terus-menerus dapat menekan sistem imun bawaan dan adaptif. 2 Stres menurunkan sistem imun dengan mensekresi kortisol. Sekresi kortisol dapat menurunkan sistem imun dengan menghambat produksi sitokin pro-inflamasi. Kualitas Tidur. Stres juga memengaruhi kualitas tidur seseorang. Kualitas tidur dinilai dari kepuasan seseorang terhadap tidurnya, termasuk durasi, waktu memulai tidur, efisiensi tidur, frekuensi tidur, kedalaman tidur, dan kelelapan tidur. Kesehatan Mental. Stres berhubungan terjadinya gejala somatisasi pada seseorang. Gejala somatisasi termasuk ke dalam bentuk somatoform. Gejala Stres Jika stres tidak membaik dan stres yang berkepanjangan, itu dapat berdampak pada kesehatan lainya. Stres kronis dapat menyebabkan berbagai gejala dan mempengaruhi kesehatan secara keseluruhan. Gejala stres kronis meliputi : Depresi Sakit kepala. Agar stres tidak semakin berat atau menimbulkan masalah kesehatan, penting bagi setiap orang untuk bisa mengurangi dan mengendalikan stres dengan baik. Mudahnya Menangani Stres. Hal pertama untuk mengatasi stres adalah mencari tahu pencetus munculnya stres tersebut. Dengan begitu, Anda bisa menangi stres dengan lebih cepat. jika masalah penyebabnya bisa terselesaikan, stres juga dengan sendirinya dapat teratasi. Namun, sering kali penyebab stres sulit untuk dikenali. Bila Anda mengalami hal ini, tidak usah khawatir karena beberapa hal berikut ini bisa dilakukan untuk mengatasi stres dan membuat pikiran menjadi lebih rileks : Mengambil napas dalam-dalam. Ini membantu anda untuk bernapas lebih lambat dan membantu otot anda rileks. Oksigen ekstra mengirimkan pesan ke otak anda untuk menenangkan dan merilekskan tubuh. Meluangkan waktu untuk diri sendiri. Bisa jadi mendengarkan musik, membaca buku yang bagus, atau pergi ke bioskop. Melakuakan meditasi. Studi menunjukkan bahwa meditasi, waktu keheningan yang ditetapkan untuk memfokuskan pikiran pada pemikiran positif atau netral, dapat membantu menurunkan stres. Tidur cukup. Kebanyakan orang dewasa membutuhkan 7 hingga 9 jam tidur malam untuk merasakan manfaat yang besar dari tidur yang bagus. Aktivitas fisik dapat mengendurkan otot-otot Anda dan meningkatkan suasana hati Anda. Aktivitas fisik juga dapat membantu meringankan gejala depresi dan kecemasan. Aktivitas fisik meningkatkan kadar bahan kimia “merasa baik” dalam tubuh Anda yang disebut endorfin. Endorfin dapat membantu meningkatkan mood Anda. Mengungkapkan keluh dan kesah. Berbicara dengan teman atau anggota keluarga. Mereka mungkin membantu Anda melihat masalah Anda dengan cara baru dan menyarankan solusi. Atau, hanya bisa berbicara dengan anggota keluarga atau teman tentang sumber stres dapat membantu Anda merasa lebih baik. Mengistirahatkan Pikiran. Manfaat istirahat mental pada dasarnya adalah untuk menenangkan pikiran dan mengurangi stres berlebih. Hal ini penting untuk diperhatikan mengingat otak manusia memiliki titik jenuh. Penting untuk tidak membiarkan stres menguasai hidup Anda. Stres berkepanjangan dapat berdampak buruk pada kesehatan fisik dan mental, serta kualitas hidup secara keseluruhan. Ada berbagai cara untuk mengatasi stres, seperti menerapkan pola hidup sehat, mengelola waktu dengan baik, dan mencari dukungan dari orang lain. Refrensi : Pietrangelo, A. Healthline (2023). The Effects of Stress on Your Body. American Psychological Association. (2024). How Stress Affects Your Healthe. U.S. Department of Health & Human Services. Womens Health (2021). Stress and Your Health. Qonita, A., Setiorini, S., Ratna, Maya, G., Zuraida, R. (2024). Dampak Stres Pada Kesehatan. Jurnal Medula, 14(12), 2202-2210. Mayo Clinic (2023). Chronic Stress Puts Your Health at Risk.
Asam Lambung
Produksi asam lambung yang berlebihan biasanya menyebabkan gangguan lambung seperti maag dan tukak lambung. Hal ini dapat disebabkan oleh banyak faktor salah satunya adalah gaya hidup seseorang. Gastroesophageal Reflux Disease (GERD) merupakan suatu kondisi patologis sebagai akibat refluks asam lambung. Apabila kekambuhan GERD tidak di tangani dengan tepat maka hal itu akan sangat menganggu sehingga dapat menurunkan kualitas hidup penderitanya, Ketidaktepatan penanganan kekambuhan GERD tanpa pengobatan atau terapi akan membuat inflamasi atau erosi pada mukosa esofagus lama kelamaan jika dibiarkan maka inflamasi akan semakin luas dan bisa menyebabkan seperti striktur (penyempitan) esofagus, esofagus Barrett’s dan kanker esofagus. PENYEBAB DAN GEJALA ASAM LAMBUNG Pola gaya hidup yang tidak sehat seperti merokok, tidak melakukan aktivitas fisik rutin, dan pola makan yang tidak teratur seperti telat makan, kekenyangan makan dan jenis makanan serta minuman seperti makanan cepat saji, kopi, teh, makanan berminyak, dan minuman berkarbonasi merupakan faktor-faktor yang dapat menyebabkan asam lambung, selain itu faktor stres juga bisa menyebabkan timbulnya asam lambung karena terjadinya gangguan pada tubuh maupun pikiran yang disebabkan oleh adanya perubahan dan tuntunan kehidupan meliputi perasaan cemas, gelisah, sedih, khawatir dan marah. Kondisi-kondisi seperti itulah yang akan menyebabkan produktivitas tubuh menurun serta adanya perubahahan keseimbangan di dalam tubuh khususnya organ pencernaan dan dapat membuat produksi asam lambung semakin meningkat maka hal itulah yang akan menjadi pemicu dari kekambuhan pada GERD. Gejala yang paling umum terjadi dari GERD adalah mulas dan heartburn. Heartburn sendiri adalah sensasi rasa terbakar dibagian dada, menjalar ke arah mulut, sebagai akibat dari naiknya asam lambung ke kerongkongan. Namun, hanya sebagian kecil dari peristiwa refluks yang bersifat simtomatik. Heartburn juga sering dikaitkan dengan rasa asam di bagian belakang mulut tanpa adanya rasa mual. PENGOBATAN DAN PENCEGAHAN PENYAKIT ASAM LAMBUNG Pencegahan asam lambung yang paling utama dapat dilakukan dengan perubahan gaya hidup seperti mengatur pola makan, menjaga berat badan ideal, menghindari makanan pemicu asam lambung seperti makanan pedas dan asam serta makanan lainnya yang memicu terjadi asam lambung, dan tidak langsung berbaring setelah makan. Penelitian yang telah dilakuakan menunjukkan pemilihan jenis makanan merupakan faktor paling signifikan munculnya kejadian kambuh pada penderita asam lambung, selain itu, berhenti merokok, mengelola stres, dan berolahraga secara teratur juga dapat membantu mencegah asam lambung naik. Dokter juga dapat memberikan obat untuk mengatasi penyakit asam lambung seperti antasida untuk meredakan maag akibat asam lambung. Namun jika tetap terjadi hal tersebut disarankan untuk segera menemui dokter untuk penangan dan pencegahan dengan optimal dan Jika cara tersebut belum dapat mengatasi penyakit asam lambung, operasi dapat dilakukan. Refrensi : Putri, Diah, K., Lestari, F,A., Sutomo, A. (2024). Penyuluhan Kesehatan Kepada Masyarakat Di Desa Kresnomulyo Dusun 007 Tentang Penyakit Asam Lambung. Jurnal Pengabadian Kepada Masyarakat Ungu, 6(1), 15-20. Anggeria, E, Nababan, T, et.al. (2024). Penyuluhan Pecagahan Penyakit Asam Lambung (GERD) Gastro Esofangel Reflux Desease di SMP Negeri 19 Medan. Jurnal Mitra Prima, 6(2), 1-4. Achyadi, R., Firdaus, F., et.al. (2024). Edukasi Pencegahan dan Pengobatan Maag Serta Tukak Lambung di Apotek Kimia Farma. Jurnal Pengabdian Masyarakat Panacea, 2(2), 110-117. Mile, A,M., Suranata, F, M., Rantiasa, I, Made. (2020). Gambaran Stres dan Pola Makan Pada Penderita Gastro Esofangel Reflux Desease (GERD) di Wilayah Kerja Puskesmas Ranomut Manado. Jurnal Kesehatan, 4(1), 13-19. Clarret, Danisa, M., Hachem, C. (2018). Gastroesofangel Reflux Desease (GERD). The Journal of the Missouri State Medical Association, 115(3), 214-218. Ramatillah, Diana, L., Gloria, F., et.al. (2022). Pencegahan Penyakit GERD Melalui Gaya Hidup Sehat. Kami Mengabdi UTA’45, 1(2), 1-4. Aldelina, Helvy. (2019). Evaluasi Pola Makan Sebagai Upaya Pengurangan Kambuh Pada Penderita Gastritis Usia Remaja. Jurnal OSF.
Tips Menjaga Kesehatan Tubuh Saat Cuaca Panas
Ketika musim kemarau telah tiba, risiko terjadinya penyakit juga bisa meningkat hal ini disebabkan oleh perubahan suhu yang ekstrem dan cuaca panas dapat melemahkan sistem kekebalan tubuh, sehingga lebih rentan terhadap infeksi. Beberapa contoh penyakit yang sering muncul saat musim kemarau adalah : Infeksi Saluran Penafasan Atas (ISPA) yaitu udara yang panas akan membuat orang cenderung berkeringat. Selain itu, saat kemarau lingkungan cenderung tidak sehat, debu dan asap yang akan merangsang terjadinya iritasi saluran penafasan atas dan berlanjut menjadi infeksi saluran pernafasan atas (ISPA). Hal ini bisa terjadi saat air bersih yang terbatas membuat lingkungan menjadi relatif lebih kotor dan masyarakat membatasi penggunaan air bersih. Kondisi ini membuat lalat mejadi lebih banyak sehingga membuat makanan dan minuman mudah tercemar. Sakit mata, pada udara yang kering dan tidak sehat, debu dan asap yang beterbangan juga membuat orang lebih mudah mengalami sakit mata di musim kemarau. Untuk tetap sehat saat cuaca panas yang perlu anda ketahui dan lakukan di rumah diantaranya adalah: Menghindari panas yang berlebihan. Bila memungkinkan, hindari berada di luar ruangan saat panas sedang berada dipuncaknya saat jam 11.00 – 15.00. Namun bila anda harus berada diluar ruangan usahakan untuk mencari tempat teduh hal ini untuk meminimalisir potensi heatstroke ataupun dehidrasi. Cukupi kebutuhan air minum. Tetap terhidrasi untuk selalu minum air setidaknya 8-10 gelas air setiap hari. Air minum adalah salah satu cara paling efektif untuk menjaga tubuh anda tetap terhidrasi saat musim panas melanda. Penuhi kebutuhan vitamin. Makan buah-buahan dan sayuran setidaknya 2-4 porsi setiap hari untuk tubuh tetap menadapatkan asupan vitamin dan mineral agar imunitas tubuh tetap terjaga dan bila perlu meminum vitamin tambahan. Menggunakan tabir surya. Perlidungan SPF untuk kulit anda penting setiap hari digunakan untuk memberikan perlindungan extra kepada kulit, carilah SPF 30 atau yang lebih tinggi, terapkan 15 menit sebelum terpapar sinar matahari dan berikan lagi setidaknya setiap 2 jam sekali. Selalu Menerapakan Perilaku Hidup Bersih Dan Sehat. Saat musim panas, PHBS (Perilaku Hidup Bersih dan Sehat) sangat penting untuk menjaga kesehatan dan selalu menjaga kebersihan lingkungan dan diri sendiri dan selalu menerapkan pola makan gizi seimbang. Panas terik seperti yang terjadi saat ini sangat perlu untuk kita waspadai, karena tubuh akan rentan mengalami masalah kesehatan seperti dehidrasi, Heat Stroke dan gangguan kesehatan lainnya. Kurangi aktivitas di luar ruangan dan segera lakukan pemeriksaan kesehatan di Rumah Sakit Islam Yatofa apabila mengalami gejala penyakit akibat cuaca panas, agar bisa segera mendapatkan penanganan sedini mungkin. Refrensi : Unit pelayanan kesehatan Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2024). Cegah Dampak Cuaca Panas Dengan 5 Langkah. Group Health. (2023). Living Well, Beat The Heat: 5 Simple Tips To Stay Safe This Summer. Govemment of the Republic Of Trinidad And Tobago Ministry Of Health. (2022). Dry Season. Pemerintah Provinsi Lampung. (2024). Waspada Terhadap 5 Penyakit Musim Kemarau. UK Health. (2019). Beat The Heat: Staying Safe In Hot Weather.
Manfaat Jalan Kaki Untuk Kesehatan
Pada masa saat ini, olahraga menjadi sangat penting untuk kita karena pada saat ini gaya hidup kita ditandai dengan minimnya aktivitas fisik dan lebih banyak menghabiskan waktu dalam posisi duduk atau berbaring. Padahal olahraga itu mudah dan bisa dilakukan dimana saja contohnya berjalan kaki. Disaat yang sama, kegiatan jalan kaki dapat merangsang aliran darah ke otak dan seluruh tubuh, meningkatkan metabolisme dan suasana hati secara keseluruhan, serta mengurangi perasaan cemas dan stres. Semua refleks alamiah ini adalah satu alasan mengapa jalan kaki bisa disebut sebagai olahraga. MANFAAT JALAN KAKI Lalu apa saja manfaat jalan kaki untuk kesehatan ? berikut beberapa manfaat jalan kaki untuk kesehatan dan penjelasannya : Memperkuat jantung. Berjalan setidaknya 30 menit per hari selama lima hari dalam satu minggu dapat mengurangi risiko Anda terkena penyakit jantung koroner sekitar 19%. Risiko tersebut bisa berkurang lagi ketika Anda meningkatkan durasi atau jarak Anda berjalan per harinya. Tak hanya itu, penelitian lain juga menyebutkan bahwa orang yang berjalan kaki cukup untuk memenuhi pedoman aktivitas fisik memiliki risiko 30% lebih rendah terkena penyakit kardiovaskular seperti serangan jantung atau stroke dibandingkan mereka yang tidak berjalan kaki secara teratur. Membantu menurunkan gula darah. Tingginya gula darah dan tekanan darah merupakan salah satu faktor sejumlah penyakit kronis seperti diabetes, jantung, dan stroke. Sementara jalan kaki dapat meningkatkan penyerapan glukosa ke dalam otot sehingga menurunkan kadar glukosa di dalam darah. Itulah alasannya aktivitas ini direkomendasikan oleh American Diabetes Association untuk menurunkan gula darah dan risiko terkena penyakit diabetes. Melancarkan sistem pencernaan. Melancarkan sistem pencernaan juga termasuk salah satu dari sekian banyak manfaat jalan kaki bagi kesehatan. Setelah makan, usahakan untuk menghindari tidur setelahnya. Sebab hal itu bisa mengganggu kinerja sistem pencernaan Anda. Daripada tidur atau duduk, ada baiknya Anda berjalan-jalan sebentar guna melancarkan sistem pencernaan. Lagipula, berjalan kaki setelah makan juga dapat membantu meningkatkan penyerapan kadar glukosa ke dalam otot sehingga glukosa di dalam darah akan menurun. Mengurangi gejala osteoporosis. Berjalan kaki selama 30 menit sebanyak tiga kali dalam seminggu dapat mencegah dan mengurangi keropos tulang. Berjalan kaki yang menggunakan 95% otot tubuh akan membuat tulang lebih kuat untuk menahan beban tubuh. Dengan gerak badan dan berjalan kaki cepat, bukan saja otot-otot badan yang diperkokoh, melainkan tulang-belulang juga. Untuk metabolisme kalsium, bergerak badan diperlukan juga, selain butuh paparan cahaya matahari pagi. Tak cukup ekstra kalsium dan vitamin D saja untuk mencegah atau memperlambat proses osteoporosis. Tubuh juga membutuhkan gerak badan dan memerlukan waktu paling kurang 15 menit terpapar matahari pagi agar terbebas dari ancaman osteoporosis. Mengelola stres. Saat berjalan kaki, tubuh akan melepaskan hormon endorphin atau hormon pemicu rasa bahagia. Hormon ini dapat membuat suasana hati lebih baik serta mengurangi kecemasan dan depresi, yang dapat membuat jantung lebih kuat. Memperbaiki kualitas tidur. National Sleep Foundation menyebutkan bahwa berjalan cepat di sore hari akan membuat tidur lebih nyenyak. Para ahli mengatakan bahwa berjalan kaki akan meningkatkan hormon serotonin yang memebuat anda akan merasa lebih nyaman. Akan tetapi hindari berjalan kaki dua jam sebelum tidur. Ternyata bergerak badan dengan berjalan kaki cepat juga membantu pasien dengan status depresi. Berjalan kaki tergopohgopoh bisa menggantikan obat antidepresan yang harus diminum rutin. Studi ihwal terbebas dari depresi dengan berjalan kaki sudah dikerjakan lebih 10 tahun. Menormalkan tekanan darah. Menormalkan tekanan darah, saat terjadi tekanan darah tinggi dengan berolahraga jalan kaki tekanan darah akan turun, dan sebaliknya jika tekanan darah sedang rendah maka olahraga akan menaikannya. Dari hasil penelitian yang dilakukan didapatkan bahwa rata-rata tekanan darah setelah melakukan jalan kaki 10 menit terjadi penurunan sebersar 10 poin yang berarti terjadi penurunan sebesar 10 mmHg. Terapi jalan kaki dapat dijadikan alternatif sebagai terapi non farmakologis untuk menurunkan tekanan darah. Pencegah thrombosis koroner. Penelitian ilmiah menunjukan bahwa berolahraga dapat membuka pembuluh darah sehingga melancarkan laju darah. Berdasarkan uraian di atas dapat disimpulkan bahwa jalan kaki mempunyai manfaat yang baik bagi tubuh maka sangat direkomendasikan agar kita rutin melakukan kegiatan ini minimal 3 kali dalam seminggu untuk menghindari hipertensi dan gangguan kesehatan lainnya yang sudah di uraikan diatas dan selalu menjaga pola hidup sehat. Refrensi : Daulay, D,E., Priono, Joko. (2023). Manfaat olahraga jalan kaki di jalan tanjakan. AfoSJ-LAS (All Fields Of Science Journal Liaison Academia And Society, 3(2), 221-228. Hasibuan, Rosmaini. (2010). Terapi sederhana menekan gejala penyakit degeneratif. Jurnal ilmu keolahragaan, 8(2), 78-93. Astari, Ruri, Y., Nurlaela, Ade, R. (2020). Pengaruh terapi jalan kaki 10 menit terhadap tekanan darah pada primigravida. Jurnal abdibas 1(2), 64-69. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2024). 5 manfaat jalan kaki untuk kesehatan jantung.
Penyakit Jantung
Dewasa ini perkembangan penyakit non infeksius semakin meningkat, gal tersebut dikarenkan perubahan gaya hidup dan tingkat sosial ekonomi yang mengubah pola munculnya penyakit. Penyakit jantung dan pembuluh darah di Indonesia kini semakin meningkat dan menyebabkan kecacatan dan kematian. Di dunia, setiap 1 dari 100 bayi lahir dengan PJB. Di Indonesia, negara dengan angka fertilitas (kesuburan) tinggi, terdapat kurang lebih 5 juta bayi lahir setiap tahun dengan 50.000 bayi lahir dengan PJB dan 12.500 dengan PJB berat. Hal tersebut menjadikan Indonesia memiliki beban kesehatan tinggi terhadap kelainan ini (PJB). PENYEBAB Bagaimana PJB bisa terjadi? Sampai saat ini, penyebab terjadinya PJB masih belum jelas, tetapi ada beberapa faktor risiko yang berperan, meliputi kebiasaan merokok baik secara aktif maupun pasif, konsumsi alkohol, ibu dengan diabetes mellitus/penyakit gula saat hamil, infeksi TORCH, kelainan jantung bawaan di keluarga, faktor genetik lain, untuk lebih jelasnya mari kita uraikan apa saja faktor penybab penyakit jantung bawaan sebagai berikut : Masalah dengan gen atau kromosom pada anak, seperti sindrom Down Dengan perubahan gen tertentu, kemungkinan bayi mengalami cacat bisa naik sebanyak 50%. Merokok atau penyalahgunaan alkohol atau selama kehamilan. Semua dapat menyebabkan cacat jantung bawaan dan masalah lain dengan perkembangan bayi. Hindari mereka jika Anda sedang hamil. Obat tertentu. Beberapa obat dapat membuat kanker jantung dan kanker lahir lainnya lebih mungkin jika seorang wanita menggunakannya selama kehamilan. Di antara mereka adalah isotretinoin obat jerawat dan obat anti kejang yang mengandung valproate. Jika Anda sedang hamil, dokter Anda mungkin dapat beralih Anda ke obat lain sampai bayi Anda lahir. Infeksi virus seperti rubella ((campak Jerman) pada trimester pertama Jika seorang wanita memiliki rubella selama kehamilan, itu dapat menciptakan masalah dengan jantung bayi. Kebanyakan orang divaksinasi di masa kanak-kanak. Jika Anda sedang hamil dan tidak divaksinasi, atau jika Anda tidak yakin, beritahu dokter Anda. Jika Anda perlu mendapatkan vaksinasi untuk rubella, Anda harus menunggu setidaknya sebulan setelah mendapatkan vaksinasi sebelum Anda hamil. Diabetes pada ibu dapat mempengaruhi pembentukan dan pertumbuhan jantung bayinya. Diabetes gestasional, yang berkembang selama kehamilan, seharusnya tidak meningkatkan kesempatan bayi untuk memiliki cacat jantung. GEJALA PENYAKIT JANTUNG BAWAAN. Beberapa orang yang lahir dengan masalah jantung tidak memperhatikan gejalanya. Gejala juga dapat muncul kembali bertahun-tahun setelah cacat jantung bawaan diobati. Gejala penyakit jantung bawaan yang umum pada orang meliputi: Detak jantung yang tidak teratur, disebut aritmia. Kulit biru atau abu-abu, bibir dan kuku karena kadar oksigen rendah. Tergantung pada warna kulit, perubahan ini mungkin lebih sulit atau lebih mudah untuk dilihat. Sesak napas. Merasa lelah dengan aktivitas yang cepat. Pembengkakan karena cairan mengumpulkan di dalam jaringan tubuh, yang disebut edema. Batuk pilek cenderung tidak sembuh-sembuh. Tumbuh kembang terhambat. Berat badan sulit meningkat dan cenderung menurun. Sering demam tidak diketahui penyebabnya. GEJALA KLINIK Pada penelitian yang telah dilakuakan, gejala klinis berupa sesak napas, demam, napas cepat, kebiruan, kekuningan, muntah, perut kembung, pembengkakan ekstremitas, kejang, merintih, tidak sadar, kelemahan, dan berlendir ditemukan bervariasi karena PJB itu sendiri atau oleh karena penyakit penyerta lainnya. Kinsey dan White menyatakan bahwa gagal jantung secara langsung dapat menyebabkan terjadinya demam oleh karena peningkatan metabolisme, walaupun kebanyakan demam disebabkan karena infeksi dari paru. Penyakit jantung menyebabkan terjadinya demam dengan mekanisme peningkatan metabolisme (hipermetabolisme) yaitu melalui peningkatan kerja dari miokardium dan respirasi, serta ekskresi ketokolammin yang berlebihan.15 Salah satu penyakit yang menyebabkan tumpang tindihnya gejala khas gagal jantung ialah sepsis neonatorum yang dapat menimbulkan gejala demam, distres pernapasan, sianosis, apneu, dan gejala tidak spesifik lainnya. FAKTOR RISIKO PJB dapat terjadi karena dua faktor yaitu faktor genetik dan faktor lingkungan. Faktor genetik antara lain pengaruh keturunan atau riwayat penyakit dalam keluarga dan sindrom tertentu karena jumlah kromosom yang tidak normal seperti sindrom Down. Faktor lingkungan seperti infeksi maternal virus rubella, penggunaan obat-obatan yang teratogenik selama masa kehamilan, konsumsi alkohol yang berlebihan (maternal alcohol abuse). Selain itu faktor risiko penyakit jantung bawaan meliputi : Genetika. Penyakit jantung bawaan tampaknya berjalan dalam keluarga, yang berarti diwariskan. Perubahan gen telah dikaitkan dengan masalah jantung yang ada saat lahir. Misalnya, orang dengan sindrom Down sering terlahir dengan kondisi jantung. Campak Jerman, juga disebut rubella. Memiliki rubella selama kehamilan dapat mempengaruhi bagaimana jantung bayi tumbuh saat berada di dalam rahim. Tes darah yang dilakukan sebelum kehamilan dapat mengetahui apakah Anda kebal terhadap rubella. Vaksin tersedia bagi mereka yang tidak kebal. Diabetes. Memiliki diabetes tipe 1 atau tipe 2 selama kehamilan juga dapat mengubah cara jantung bayi tumbuh saat berada di dalam rahim. Diabetes gestasional umumnya tidak meningkatkan risiko penyakit jantung bawaan. Obat-obatan. Mengambil obat-obatan tertentu selama kehamilan dapat menyebabkan penyakit jantung bawaan dan masalah kesehatan lainnya yang ada saat lahir. Obat-obatan yang terkait dengan cacat jantung bawaan termasuk lithium (Lithobid) untuk gangguan bipolar dan isotretinoin (Claravis, Myorisan, yang lain), yang digunakan untuk mengobati jerawat. Selalu beri tahu tim perawatan kesehatan Anda tentang obat-obatan yang Anda ambil. Alkohol. Minum alkohol saat hamil telah dikaitkan dengan kondisi jantung pada bayi. Merokok. Jika Anda merokok, berhenti. Merokok selama kehamilan meningkatkan risiko cacat jantung bawaan pada bayi. CARA MENCEGAH PENYAKIT JANTUNG BAWAAN Pencegahan dapat dilakukan menghindari faktor risiko, yakni dengan tidak merokok, tidak konsumsi alkohol, menjaga kesehatan tubuh. Bagi yang sudah terdiagnosis, wajib rutin kontrol sesuai jadwal, konsumsi obat sesuai anjuran, aktivitas disesuaikan dengan kebutuhan, konsumsi makanan bergizi seimbang (tidak ada pantangan khusus makanan tertentu yang dapat memperparah PJB). DIAGNOSIS Diagnosis penyakit jantung bawaan ditegakkan berdasarkan pada anamnesis, pemeriksaan fisis, pemeriksaan penunjang dasar serta lanjutan. Pemeriksaan penunjang dasar yang penting untuk penyakit jantung bawaan adalah foto rontgen dada, elektrokardiografi, dan pemeriksaan laboratorium rutin. Pemeriksaan lanjutan (untuk penyakit jantung bawaan) mencakup ekokardiografi dan kateterisasi jantung. Kombinasi ke dua pemeriksaan lanjutan tersebut untuk visualisasi dan konfirmasi morfologi dan pato-anatomi masing-masing jenis penyakit jantung bawaan memungkinkan ketepatan diagnosis mendekati seratus persen. KAPAN HARUS MENEMUI DOKTER Dapatkan bantuan medis darurat jika Anda memiliki nyeri dada yang tidak dapat dijelaskan atau sesak napas. Buat janji untuk pemeriksaan kesehatan jika: Anda memiliki gejala penyakit jantung bawaan dewasa. Anda menerima perawatan untuk cacat jantung bawaan sebagai seorang anak. Refrensi : Lestari, D.L. (2023). Penyakit Jantung Bawaan Pada Anak. Scientific Journal, 2(4), 134-142. Mawarli, E. M., Purnama,
Manfaat Puasa Bagi Kesehatan
Manfaat puasa sangatlah banyak untuk kesehatan, mulai dari meningkatkan imunitas tubuh hingga meningkatkan fungsi tubuh. Berpuasa selama bulan ramadhan merupakan hal yang wajib dilaksanakan oleh umat muslim di seluruh dunia, jika puasa dilakukan dengan benar, puasa dapat memberikan manfaat yang baik bagi kesehatan. Berikut ini berbagai manfaat puasa bagi kesehatan : Meningkatkan Sistem kekebalan tubuh. Puasa dapat memperbaiki jaringan sel yang rusak. Dengan berpuasa selama 30 hari dapat merangsang produksi sel darah putih baru. Ini mendasari regenerasi seluruh sistem kekebalan tubuh. Kondisi dengan sistem kekebalan yang diregenerasi akan semakin memperkuat tubuh dalam menangkal berbagai infeksi bakteri dan virus dan penyakit lainnya. Membantu detoksifikasi tubuh. Berpuasa dapat membantu menghilangkan berbagai racun yang disimpan dalam tubuh misalnya, zat adiktif dalam makanan seperti pengawet dan pewarna makanan. Saat berpuasa, tubuh rusak dan mendaur ulang sel-sel yang tidak perlu. Hal ini menyebabkan penghapusan racun yang disimpan dalam lemak dan tempat lain. Proses ini terkait dengan berkurangnya peradangan dan potensi untuk memperlambat gangguan otak dan sistem saraf. Menurunkan berat badan. Puasa memiliki efek yang signifikan pada tubuh, salah satunya yaitu penurunan berat badan dengan meningkatkan metabolisme dan menekan nafsu makan selama bulan ramadhan, namun perlu diingat ketika saat menjelang hari raya Idul Fitri konsumsi makanan tetap harus dijaga agar tidak terjadinya peningkatan berat badan secara signifikan. Berbagai manfaat untuk otak, sel, dan mental. Puasa bisa bermanfaat bagi peningkatan otak dan menjaga tubuh tetap sehat. Puasa yang telah dilakuakan dapat meningkatkan energi dalam otak untuk meningkatkan daya fokus, menyelesesaikan masalah dalam otak. Secara otomatis tubuh kita kekurangan kalori jika makanan dalam tubuh sulit di dapatkan maka otak akan mempertahankan atau bahkan meningkatkan kemampuannya. Terjadinya proses autofagi yakni suatu proses permbersihan sel, ketika bagian sel-sel yang menua, rusak, dan sakit sesudah dibersihkan maka sel akan memulai proses pembaruan menggantikan jaringan dan sel yang rusak dan saat berpuasa tubuh kita berada dalam keadaan pembaruan sel secara terus menerus. Menjaga gula darah. Puasa selama 10 – 12 jam, tubuh mulai mengabil kolestrol LDL atau kolestrol jahat dari sel-sel lemak dan menggunakannya untuk energi. Proses ini dapat membantu mengatasi resistensi insulin, suatu kondisi di mana tubuh memproduksi insulin tetapi tidak dapat menggunakannya secara efektif, menyebabkan kadar glukosa darah meningkat. Resistensi insulin adalah faktor yang menyebabkan diabetes. Membantu menjaga kesehatan jantung. Selain obesitas, kadar lipid atau lemak yang tidak normal dalam darah merupakan faktor risiko penyakit kardiovaskular. Puasa telah terbukti mengurangi kolestrol sebesar 15% – 20%. Penelitian juga menunjukan bahwa puasa dapat memberikan manfaat pada tekanan darah dan detak jantung, ini merupakan manfaat kesehatan jantung yang bagus jika dikombinasikan dengan diet yang sehat dan mengurangi asupan lemak. Semua manfaat puasa diatas dapat anda rasakan jika anda melakukan puasa dengan benar. Selain itu manfaat puasa bagi kesehatan akan diproleh secara maksimal jika selama berpuasa anda benar-benar menerapakan pola hidup sehat yakni mengkonsumsi makanan yang kaya akan gizi serta melakukan aktifitas agar tubuh tetap sehat. Refrensi : Universitas Gadjah Mada (2020). Fasting as a Way to Boost Your Immune System. Kazemi, A., Hekmatikar, A, H, A. (2023). Aging, Immune system, and physical activity: A review of recent studies. Journal of exercise & organ cross talk, 3 (1), 29 – 42. Universitas Muhammadiyah Sidoarjo (2025). 4 Manfaat puasa bagi otak, sel, dan mental. Urooj, A., Kotebagilu, N, P., Shivanna, L, M., el. (2020). Effect of ramadan fasting on body composition, biochemical profile, and antioxidant status in a sample of healthy individuals. Int J endocrnol metab, 18(4), 3 – 6. Cleveland clinic abu dhabi (2016). 4 ways fasting can improve your health.
Ini Dia Tips Menjaga Kesehatan Di Bulan Ramdhan
Puasa merupakan ibadah wajib bagi umat muslim. Pada bulan Ramadhan puasa dilaksanakan mulai terbit fajar sampai terbenam matahri. Hal ini akan mempengaruhi pola makan kita yang nantinya akan mempengaruhi proses fisiologis organ tubuh. Agar tubuh tetap fit saat menjalankan puasa pada bulan ramadhan, dianjurkan untuk mengkonsumsi makanan dengan gizi seimbang pada saat sahur dan berbuka. Ini dia tips berpuasa agar tubuh menjadi sehat saat berpuasa : Minum air putih 8 gelas perhari agar tetap terhidrasi. Pada saat sahur dan berbuka dianjurkan untuk minum air putih sebanya 8 gelas sehari guna terhindar dari dehidrasi selama melaksanakan ibadah puasa pada bulan ramadhan. Minum banyak cairan, serta mengkonsumsi makanan kaya cairan, seperti buah, sayuran, yogurt, sup, semur dan lainnya sangat penting untuk menggantikan cairan yang hilang di siang hari. Jumlah cairan yang dibutuhkan tergantung pada usia, jenis kelamin, iklim dan tingkat aktifitas. Orang dewasa, rata-rata, membutuhkan 2-3 liter air setiap hari. Kafein dalam kopi, teh dan soda menyebabkan peningkatan buang air kecil, jadi sebaiknya membatasi selama setelah buka puasa. Mengapa ini penting karena tubuh manusia sekitar 60% air sangat penting untuk fungsi tubuh, termasuk metabolisme dan mengangkut nutrisi ke seluruh tubuh dan membuangnya melalui urin dan keringat. Pola makan saat berbuka puasa dan saat sahur. Penting untuk tidak berlebihan saat makan selama bulan Ramadhan. Mengkonsumsi banyak makanan gorengan dan makanan manis yang banyak dapat menyebabkan bertambahnya berat badan selama Ramadhan. Ketika pertama kali berbuka puasa dianjurkan untuk banyak mengkonsumsi cairan, rendah lemak, makanan kaya akan cairan dan makanan yang mengandung beberapa gula alami untuk memperoleh energi seperti kurma dan lainya dan menghindari mengkonsumsi banyak makanan atau minuman dengan gula tambahan. Untuk sahur, perbanyak konsumsi makanan yang tinggi serat seperti buah dan sayur, serta hindari makanan yang tinggi minyak karena akan menyumbat pembuluh darah dan menyebabkan kantuk di siang hari. Aktifitas fisik minimal selama 30 menit. Meskipun sedang berpuasa, aktivitas fisik masih sangatlah penting untuk menjaga kebugaran tubuh. Menjaga pola tidur. Jika harus melakukan persiapan untuk sahur dan bangun di pagi hari, maka hindari tidur terlalu malam untuk keperluan yang tidak terlalu penting untuk tetap menjaga badan bugar dan sehat saat di pagi hari. Inilah tips sehat selama bulan ramadhan agar tubuh kita tetap terjaga dengan menerapkan 4 tips sehat selama bulan puasa. Diharapkan kita mampu untuk menerapkan pola hidup sehat selama berpuasa Refrensi : Cleveland Clinic Abu Dhabi. Diakses pada 2025. 3 simple tips to stay healthy during ramadan. British Nutrition Foundation. Diakases pada 2025. A healthy ramadan. UPK Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Diakses pada 2025. 5 Tips sehat selama bulan ramadan. Hasni, D., Jelmila, S.R., Liana, N., Ruhsyahadat. (2023). Edukasi pola makan gizi seimbang di bulan ramadhan. Jurnal Pengabdian masyarakat kesehatan, 1(2), 3025-7700.
Melihat Fakta dan Mitos Tentang Imunisasi
Efek samping yang ditimbulkan dari imunisasi hanya berupa efek yang ringan seperti demam, sakit kepala, lemas atau rasa tidak enak badan namun kasus tersebut dapat membaik secara cepat melalui pengobatan untuk mengurangi gejala yang timbul. Kejadian ikutan pasca imunisasi tidak selalu terjadi pada setiap orang yang diimunisasi. Imunisasi adalah upaya pencegahan penyakit menular dengan memberikan vaksin sehingga terjadi imunitas kekebalan terhadap penyakit tersebut sedangkan vaksin itu sendiri adalah jenis bakteri atau virus yang sudah dilemahkan atau dimatikan guna merangsang sistem imun atau kekebalan dengan membentuk antibodi di dalam tubuh, antibodi ini juga yang melindungi tubuh di masa yang akan datang. Jadi secara garis besar Imunisasi adalah proses pembentukan antibodi atau kekebalan dalam tubuh kita. MITOS DAN FAKTANYA TENTANG BAHAYA IMUNISASI Lahirnya mitos tentang imunisasi bukan tanpa alasan, hal ini merupakan kasus yang muncul setelah terjadinya pemberian imunisasi pada anak, inilah yang menjadi dasar penyebab timbulnya mitos tentang imuniasi sehingga terjadinya keresehan pada orang tua. Berikut beberapa mitos dan fakta tentang imunisasi : Apakah Imunisasi menyebabkan Autisme ?. Rumor tentang autisme dan vaksin MMR ( Mumps measles rubella) untuk mencegah penyakit gondongan (mumps ), Campak (measles) dan Rubela. Dari beberapa penelitian yang dilakukan dan pernyataan WHO menyatakan bahwa Vaksin MMR dan Autisme tidak memiliki hubungan korelatif maupun kausatif dengan Autisme pada anak-anak baik sebelum dan sesudah pemberian vaksin MMR. Vaksin menyebabkan kematian mendadak pada bayi. Pentingnya melakukan imunisasi untuk mencegah risiko tertular dan terserang penyakit infeksi menular yang berbahaya yang dapat mengakibatkan kecacatan permanen dan bahkan kematian. Mitosnya Vaksinasi DPT dapat menyebabkan kematian pada bayi atau SIDS Vaksin menyebabkan Autoimun. Kekhwatiran lain yang sering muncul terkait keselamatan yaitu kaitannya dengan vaksin dan autoimun. Kaitan ini telah diteliti secara ekstensif dengan penelitian epidemiologi terkait dengan gangguan autoimun yang menyatakan bahwa belum menemukan kaitanya dengan Imunisasi dengan autoimun. Pengawet yang digunakan dalam vaksin apakah aman ?. Kekhawatiran mengenai keamanan berbagai bahan vaksin termasuk bahan pengawetnya yaitu dua bahan yang paling sering digunakan yaitu Alumunium dan merkuri. Alumunium digunakan untuk meningkatkan kinerja dan khasiat sebuah vaksin serta meingkatkan respon imun sedangkan vaksin yang mengandung pengawet thimerosal ( pengawet berbahan merkuri ) berbeda dengan merkuri yang beracun meskipun bahannya mirip. Jadi dari penelitian yang telah dilakuakan pengawet pada vaksin aman dan tidak berbahaya. Apakah menerima banyak Vaksin dapat melemahkan sistem imun ?. Data epidemiologi dan imunologi membatah hal tersebut jika menerima vakisn banyak dapat melemahkan sistem imun karena tidak ditemukan hubungan yang mnerugikan untuk tubuh. Jadi bisa disimpulkan bahwa melakukan imunisasi tergolong aman untuk sistem kekebalan tubuh anak akan tetapi pemberian imunisasi berlandasan jadwal dan saran dari dokter atau petugas kesehatan yang memberikan imunisasi. Sedangkan unntuk bahaya imunisasi pada dasarnya hanya efek sementara yang ditimbulkan atau reaksi tubuh seperti demam ringan dan rasa tidak nyaman pada anak. Meskipun hal tersebut terjadi jangan ragu untuk melakukan imunisasi karena mempunyai efek yang sangat baik untuk anak anda. Referensi : Geoghegan, S., et al. (2020). Vaccine Safety: Myths and Misinformation. Frontiers in Microbiology, 11, pp. 372. Souvriyanti, E., et al. (2004). Hubungan Vaksin Measles, Mumps, Rubella (MMR) Dengan Kejadian Autisme. Sari Pediatri, 6 (1), 2-9. Noor A., Tehsin, A., et al. (2024). Vaccination and Immunization : Myths, Facts and Controversies. A Publication of Unique Scientific Publishers, 56, pp. 497-502. Sriatmi, Ayun., et al. (2023). Buku Saku Mengenal Imunisasi Rutin Lengkap. Semarang : FKM UNDIP Press.
Malnutrisi Pada Balita
Malnutrisi yaitu ketika tubuh tidak mendapatkan cukup nutrisi. Penyebabnya berupa pola makan yang buruk, kondisi pencernaan, atau penyakit lain.Kejadian gizi buruk perlu di deteksi sejak dini melalui identifikasi pemantauan pertumbuhan dan identifikasi faktor risiko yang erat dengan kejadian luar biasa gizi seperti campak dan diare melalui kegiatan pengamatan dan pengumpulan data. Dampak gizi buruk yang diakibatkan oleh malnutrisi ini adalah kematian pada umur yang sangat dini. Pasien-pasien yang masuk ke rumah sakit dalam kondisi status gizi buruk juga semakin meningkat, umumnya pasien-pasien tersebut adalah balita. Salah satu tanda gizi buruk balita adalah berat badan balita di bawah garis merah dalam buku KMS balita. Masalah gizi buruk balita merupakan masalah yang sangat serius, apabila tidak ditangani secara cepat dan cermat dapat berakhir dengan kematian. Faktor penyebab gizi buruk terdiri atas penyebab langsung dan tak langsung, adapun penyebab tak langsung seperti kurangnya jumlah dan kualitas makanan yang di konsumsi, menderita penyakit infeksi, cacat bawaan, menderita penyakit kanker. Dan faktor penyebab secara langsung adalah ketersediaan pangan rumah tangga, perilaku dan pelayanan kesehatan lainnya. Selain itu, penyebab utama malnutrisi adalah kemiskinan, rendahnya tingkat pendidikan, bencana alam dan bencana non alam, rendahnya akses ke pelayanan kesehatan. Pada anak, jarak kelahiran yang terlalu dekat dapat meningkatkan risiko berat lahir rendah, asfiksia, kematian neonatal, malnutrisi. Pada infeksi kronis berulang seperti diare, penyakit infeksi saluran pernapasan dan demam meningkatkan risiko malnutrisi. Jumlah kalori tidak mampu memenuhi kebutuhan tubuh untuk beraktifitas dan tumbuh kembang, keadaan tersebut juga bisa menyebabkan malnutrsi. PENCEGAHAN GIZI BURUK Gizi buruk bisa dicegah dengan melakukan beberapa upaya berikut ini : Memberikan makanan bergizi lengkap dan seimbang sesuai kebutuhan anak. Menerapkan pola asuh yang baik. Memberikan ASI eksklusif hingga usia anak 6 bulan, dilanjutkan dengan memberikan MPASI yang bergizi lengkap dan seimbang. Mengukur tinggi dan berat badan anak secara berkala. Membawa anak untuk segera berobat bila terkena penyakit infeksi. Refrensi Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. 2020. Pedoman Pencegahan dan Tatalaksana Gizi Buruk pada Balita. Liansyah, T,M. (2015). Malnutrisi Pada Anak. Jurnal Universitas Syiah Kuala. 2(1), 1 – 10. Kuntari, T., Jamil, N, A., Kurniati, O. (2013). Faktor Risiko Malnutrisi Pada Balita. Jurnal Kesmas. 2 (8), 572 – 576.